Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jokowi Terima Surat Kepercayaan 9 Dubes, Salah Satunya Myanmar

Dari sembilan duta besar yang menyerahkan surat kepercayaan dari negara mereka kepada Presiden Jokowi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Jokowi Terima Surat Kepercayaan 9 Dubes, Salah Satunya Myanmar
Warta Kota/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Massa melakuka aksi unjuk rasa di depan Dubes Myanmar, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/9/2017). Mereka menuntut sikap pemerintah Myamnar atas nasib etnis Rohingya dan mengecam kejhatan manusia yang dilakukan militer Myanmar. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo pagi ini, Selasa (12/9/2017), menerima surat kepercayaan dari sembilan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan.

Dari sembilan duta besar yang menyerahkan surat kepercayaan dari negara mereka kepada Presiden Jokowi yaitu Duta Besar Myanmar, Ei Ei Khin Aye.

Sementara, delapan duta besar lainnya yang menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Jokowi yaitu Duta Besar Republik Peru, Julio Arturo Cardenas; Duta Besar Kerajaan Kamboja, Hor Nambora; Duta Besar Republik Sudan, Elsididieg Abdulaziz Abdalla.

Kemudian, Duta Besar Republik Federal Nigeria, Hakeem Balogun; Duta Besar Kerajaan Norwegia Vegard Kaale; Duta Besar Kerajaan Denmark, Rasmus Abildgaard Kristensen; dan Duta Besar Republik Persatuan Tanzania yang berkedudukan di Kuala Lunpur, Ramadhani Kitwana Dau.

Seusai upacara penyerahan surat kepercayaan, Presiden Jokowi dengan para dubes melakukan pertemuan secara informal di dalam Istana Merdeka, salah satunya berbincang dengan Dubes Myanmar.

Baca: Tjahjo Kumolo: Korupsi KTP Elektronik Bikin Dirjen Tidak Berani Teken Kontrak Blangko e-KTP

Myanmar menjadi negara yang kini diterpa isu kemanusiaan yang terjadi di Rakhine State.

Rekomendasi Untuk Anda

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan bahwa Dubes Myanmar menyatakan negaranya akan memastikan mengenai bantuan kemanusiaan yang akan diberikan kepada semua orang tanpa terkecuali.

"Tanpa memandang latar belakang agama dan juga etnis," kata Retno.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas