Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pondok Pesantren Dilahap Si Jago Merah, 24 Santri dan Guru Tewas Terbakar

Pemadam kebakaran bergegas ke tempat kejadian setelah menerima panggilan darurat pada pukul 5: 41 subuh.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Pondok Pesantren Dilahap Si Jago Merah, 24 Santri dan Guru Tewas Terbakar
AP
Ponpes terbakar 

TRIBUNNEWS.COM, KUALA LUMPUR - Api melahap pondok pesantren di pinggiran ibukota Malaysia, Kamis (14/9/2017) pagi dan menewaskan paling sedikit 24 orang, yang sebagian besar remaja.

Pemadam kebakaran bergegas ke tempat kejadian setelah menerima panggilan darurat pada pukul 5: 41 subuh.

Butuh waktu satu jam bagi pemadam kebakaran untuk memadamkan api, yang dimulai di lantai atas gedung bertingkat tiga tersebut.

Demikian kepala kepolisian Kuala Lumpur Amar Singh mengatakan kepada media, seperti dilansir AP, Kamis (14/9/2017).

Dia mengatakan ada setidaknya 24 meninggal dunia dalam keadaan hangus terbakar, 22 dari mereka anak laki-laki dan dua guru.

Kata Singh, 14 siswa lain dan empat guru berhasil diselamatkan.

Enam dari mereka dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kami menyakini mereka meninggal karena mati lemas... tubuh benar-benar terbakar," katanya.

Kebakaran terjadi di dekat pintu asrama pondok pesantren laki-laki.

Kondisi ini membuat banyak korban terjebak karena hanya itu pintu keluar daan masuk.

Hal itu disampaikan petugas senior pemadam kebakaran Abu Obaidat Mohamad Saithalimat.

Menurutnya, penyebab kebakaran diyakini hubungan arus pendek.

Baca: Dua WNI Sandera Abu Sayyaf Tiba di Indonesia

Seorang petugas pemadam kebakaran yang menolak disebutkan namanya karena ia tidak berwenang untuk memberikan pernyataan mengatakan ditemukan banyak mayat saling bertindihan di atas satu sama lain.

Ini menunjukkan para santri berbondong-bondong lari keluar mencoba untuk melarikan diri dari kobaran api.

Singh mengatakan polisi masih mencari korban dan menyelidiki penyebab kebakaran. (AP)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas