Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

AS Tegaskan Belum Ada Kebijakan untuk Menyerang Korut

Amerika Serikat ( AS) mengatakan, tuduhan Korea Utara ( Korut) bahwa AS sudah menyatakan perang merupakan hal yang tidak masuk akal.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in AS Tegaskan Belum Ada Kebijakan untuk Menyerang Korut
net
Pesawat Siluman F-22 Raptor 

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - Amerika Serikat ( AS) mengatakan, tuduhan Korea Utara ( Korut) bahwa AS sudah menyatakan perang merupakan hal yang tidak masuk akal.

Penegasan itu disampaikan oleh juru bicara Gedung Putih, Sarah Huckabee Sanders, Selasa (26/9/2017) di Washington DC, AS.

Menurut dia, AS “belum menyatakan perang terhadap Korut dan anggapan itu jelas mustahil”.

Gedung Putih mengeluarkan pernyataan tersebut setelah Menteri Luar Negeri Korut,  Ri Yong Ho, mengatakan bahwa “seluruh dunia seharusnya tahu betul bahwa AS-lah yang pertama-tama menyatakan perang terhadap Korut”.

"Terkait dengan pernyataan perang yang dikeluarkan Trump ini, maka semua opsi sekarang ada di tangan pemimpin Korut," tambahnya usai Sidang Umum PBB di New York, Senin (25/9/2017).

Ri mengatakan, militer Korut sekarang berhak untuk menembak jatuh pesawat-pesawat pengebom AS walaupun pesawat tersebut berada di luar wilayah udara Korut.

Menlu Korut mengatakan hal itu sebagai tanggapan atas kicauan Presiden AS Donald Trump bahwa jika Korut terus saja mengeluarkan ancaman, maka pemerintah Korut takkan bertahan lama.

Rekomendasi Untuk Anda

Korsel tabah

Setelah Korut menyatakan berhak menembak pesawat-pesawat pengebom AS, Gedung Putih selanjutnya memperingatkan Pyongyang untuk menghentikan provokasi.

Seruan senada juga dikeluarkan oleh Pentagon. "Jika Korut tidak menghentikan aksi-aksi provokatif, Anda tahu, kami akan memastikan bahwa kami memberikan berbagai opsi kepada presiden untuk menangani Korut," kata juru bicara Pentagon, Robert Manning.

Korea Selatan (Korsel), yang secara teknis masih berperang dengan Korut sejak 1950-an, menyerukan “ketajaman dan ketabahan” dalam menghadapi yang disebut sebagai provokasi terus menerus oleh Pyongyang.

Menteri Luar Negeri Korsel, Kang Kyung-wha, mengatakan kerja sama antara Korsel dan AS sangat penting di tengah ketegangan ini.

Oleh karenanya, ia meminta pihak-pihak yang terlibat untuk mencegah “eskalasi ketegangan, atau bentrokan militer tanpa sengaja di kawasan yang dapat berkembang di luar kontrol”.

Berita ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul: AS Bantah Umumkan Perang, Pernyataan Korut Dinilai Tak Masuk Akal

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas