Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Perjuangan Hidup Seorang Anak Perempuan yang Jantungnya Berada di Luar Dada

Inilah yang dialami oleh Virsaviya Borun, anak perempuan berusia 8 tahun yang mengalami kondisi langka dengan jantung berada di luar tulang dadanya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Perjuangan Hidup Seorang Anak Perempuan yang Jantungnya Berada di Luar Dada
Youtube
Jantung di luar dada. 

TRIBUNNEWS.COM, RUSIA - Pernahkah Anda membayangkan jika jantung Anda berdetak di luar dada?

Tentu akan sangat menakutkan, bukan?

Inilah yang dialami oleh Virsaviya Borun, anak perempuan berusia 8 tahun yang mengalami kondisi langka dengan jantung berada di luar tulang dadanya.

Kisan Virsaviya mulai viral saat videonya muncul di Youtube.

Dalam video berdurasi 43 detik tersebut, terlihat bahwa jantung anak perempuan tersebut berdetak di luar dadanya dengan kencang saat ia tertawa.

Baca: Kisah Tentara Perempuan Korut, Diperkosa Atasan hingga Tidur Pakai Karung Beras

Sebuah pemandangan yang cukup mengerikan, mengingat jantung anak kecil itu hanya dilindungi kulit tipisnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Kondisi langka Virsaviya ini disebut dengan pentalogy of cantrell, yaitu cacat lahir di daerah dada dan perut yang sering menyebabkan jantung berada tepat di bawah kulit seseorang.

Hal ini berlawanan dengan kondisi normal pada umumnya, yaitu jantung barada di bawah tulang dada.

National Organization of Rare Disorder (NORD) menyebutkan, gangguan ini bisa termasuk cacat pada diafragma (otot yang memisahkan rongga dada dan perut, red), tulang dada, membran yang melapisi jantung, dinding perut, dan jantung itu sendiri.

"Istilah 'penta' dalam kondisi ini berasal dari bahasa Yunani untuk lima. Karena kelainan tersebut mencakup hingga lima kecacatan," ungkap NORD dikutip dari Live Science, Selasa (21/11/2017).

"Namun, kebanyakan bayi dengan kelainan ini tidak memiliki kelimanya sekaligus," sambungnya.

Baca: Video Dramatis! Detik-detik Menegangkan Tentara Korut Kabur Membelot ke Korsel

Kasus paling parah dari pentalogy of cantrell adalah ketika orang terlahir dengan jantung sepenuhnya atau sebagian berada di luar rongga dada.

Rongga dada adalah bilik tempat jantung biasanya berada. Rongga dada sendiri dilindungi oleh tulang rusuk.

"Usus dan organ perut penderita kelainan ini juga dapat menonjol sebagian di luar tubuh mereka melalui pusar," kata NORD.

Pentalogy of cantrell sendiri merupakan penyakit yang sangat langka. NORD menyebutkan bahwa kelainan ini hanya terjadi pada 5 orang per satu juta kelahiran.

Dalam sebuah penilitan pada 2008, para ilmuwan menemukan bahwa bayi yang lahir dengan kondisi ini sering tidak bertahan lama.

Penelitian 2008 itu melibatkan 58 bayi dengan kelainan tersebut. 37 bayi (64 persen) yang menderita kelainan ini meninggal beberapa hari setelah dilahirkan.

"Dalam banyak kasus, kondisinya fatal tanpa operasi yang bisa memperbaiki cacat lahir ini," kata NORD.

Virsaviya sebenarnya berasal dari Rusia, tetapi saat ini dia dan ibunya tinggal di Florida setelah seorang dokter dari Rumah Sakit Anak Boston bersedia merawatnya.

Sayangnya, operasi untuk Virsaviya urung dilakukan karena gadis cilik ini juga menderita tekanan darah tinggi di arteri pulmonalisnya (pembuluh yang membawa darah dari jantung ke paru-paru, red).

Penulis: Resa Eka Ayu Sartika
Sumber: Livescience
Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Kisah Nyata Virsaviya, Anak Perempuan dengan Jantung di Luar Dada

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas