Tribun

Gandeng SCAI, KBRI Lebanon Promosikan Kopi Indonesia Lewat Coffee Morning di Beirut

Meski budaya mengkonsumsi kopi instant mulai meningkat, namun kopi hitam tetap menjadi pilihan utama masyarakat.

Editor: Husein Sanusi
zoom-in Gandeng SCAI, KBRI Lebanon Promosikan Kopi Indonesia Lewat Coffee Morning di Beirut
Istimewa
Coffee Morning KBRI Lebanon bersama pengusaha kopi Lebanon di Beirut, Senin (4/12/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, BEIRUT - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beirut bekerjasama dengan Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) mengadakan acara promosi kopi "Coffee Morning - Taste of Remarkable Indonesia" di Beirut, Senin, (4/12/2017.

Hadir mewakili SCAI, Delima Hasri Azahari Darmawan, Ketua Dewan Pembina SCAI; Syafrudin, Ketua SCAI, Daroe Handojo, Wakil Ketua SCAI dan Ibu Yuanita Rachma, Anggota Pembina SCAI.

Hadir sebagai undangan adalah Dubes negara-negara sahabat di Lebanon, kalangan pengusaha yang bergerak di bidang kopi maupun pengusaha lainnya, akademisi Dan friends of Indonesia.

Coffee Morning KBRI Lebanon bersama pengusaha kopi Lebanon di Beirut, Senin (4/12/2017)
Coffee Morning KBRI Lebanon bersama pengusaha kopi Lebanon di Beirut, Senin (4/12/2017) (Istimewa)

Dalam sambutannya, Dubes RI untuk Lebanon menyampaikan bahwa kopi tidak saja menjadi komoditas penting negara-negara penghasil kopi, namun juga menjadi alat untuk menjalin persahabatan.

Masyarakat Lebanon dikenal sebagai penggemar kopi, Dan menghabiskan waktu bersosialisasi dengan ditemani secangkir kopi.

Untuk itu, coffee morning ini selain ditujukan sebagai promosi kopi Indonesia, juga untuk menjalin persahabatan dengan sahabat-sahabat Indonesia di Lebanon.

Dalam catatan Fungsi Ekonomi KBRI Beirut, nilai impor kopi oleh Lebanon mencapai 24,8 juta kg atau setara USD 62,9 juta (2016). 83% diimpor dari Brasil, diikuti oleh Vietnam, Kolombia, Dan Italia.

Indonesia berada pada peringkat ke 12 daftar importir kopi di Lebanon (5 ton, USD 31.000). Diaspora Lebanon di Brazil ikut mendorong masuknya produk kopi Brazil ke Lebanon.

Menurut data International Coffee Organization, konsumsi kopi masyarakat Lebanon tergolong tinggi, yakni 7,2kg per kapita (2014).

Meski budaya mengkonsumsi kopi instant mulai meningkat, namun kopi hitam tetap menjadi pilihan utama masyarakat.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas