Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Profesor Jepang: Perlu Keberanian Bangkitkan Kain Tenun Indonesia

Tozu melihat banyak sekali yang bisa dilakukan Indonesia untuk bisa ke luar dari berbagai permasalahan

Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Profesor Jepang: Perlu Keberanian Bangkitkan Kain Tenun Indonesia
Richard Susilo
Prof Masakatsu Tozu (kanan) bersama Baron Manansang (kiri) 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Dunia kain tenun Indonesia saat ini dianggapnya masih belum baik. Perlu keberanian untuk membangkitkan kain tenun Indonesia dalam waktu dekat.

“Saya dengar masih perlu pembenahan lebih lanjut mengenai dunia kain di Indonesia. Banyak sekali import bahan untuk pembuatan kain ke Indonesia dari China padahal Indonesia sangat kaya raya alamnya,” papar Prof Masakatsu Tozu ahli batik Indonesia khusus kepada Tribunnews.com malam ini (12/12/2017).

Tozu melihat banyak sekali yang bisa dilakukan Indonesia untuk bisa ke luar dari berbagai permasalahan di bidang kain tenun dan sutera khususnya.

“Yang penting adalah keberanian kita sendiri untuk pembenahan bidang kain tenun dan sutera, tidak seperti sekarang kita malahan banyak impor benang sutera dari China,” lanjutnya.

Pihak dinas peternakan Indonesia mestinya membantu pengembangan ulat sutera di Indonesia untuk membuat benang sutera dari Indonesia sendiri dan bukannya malah cari jalan pintas dengan mengimpor dari China, lanjutnya.

Kebutuhan benang sutera Indonesia sangat besar saat ini tetapi mengalami kesulitan impor bagi para pengrajin kain sutera kalangan menengah ke bawah dengan pengetatan ketentuan prosedur impor dari pemerintah Indonesia beberapa waktu lalu.

Apabila banyak keberanian dilakukan pemerintah Indonesia untuk bisa membangkitkan kembali industri kain tenun Indonesia, Tozu yakin Indonesia akan bisa mengalahkan China soal kain tenun di masa depan.

Indonesia yang kaya raya alam semesta semestinya bisa jauh lebih maju lagi dan bisa bangkit segera untuk kain tradisionalnya, tenun dan sutera, "Perlu penanganan berani dari pihak pemerintah membantu kalangan kecil dan menengah industri kain tradisional Indonesia," tekannya lagi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas