Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Datangi Pasar Loak, Pria Ini tak Sadar Membeli Teko Butut Senilai Rp 9,2 Miliar

Clare melihat teko itu kali pertama ketika pemiliknya mendaftarkannya ke balai lelang Wooley & Wallis di Salisbury, Inggris, untuk diperiksa.

Datangi Pasar Loak, Pria Ini tak Sadar Membeli Teko Butut Senilai Rp 9,2 Miliar
Cbc.ca
Teko butut yang penuh sejarah 

Segera saja petugas lelang mengidentifikasi bahwa teko itu adalah karya John Bartlam.

John Bartlam adalah seorang pembuat barang-barang tembikar yang terkenal yang berhubungan dengan sejarah Amerika.

Ia pindah dari Inggris ke Carolina Selatan sekitar 1763.

Ia mendengar tanah liat di sana sangat bagus untuk dijadikan barang tembikar.

Namun, ada kemungkinan karena ia juga mencoba menghindari hutang di negarinya.

Bagaimana kemudian teko itu bisa berada di Inggris kembali, diperkirakan itu masih menjadi sedikit misteri.

Teko butut itu kemudian dilelang pada 20 Februari lalu dan pemenang lelang adalah Rod Jellicoe.

Ia adalah seorang penyalur barang antik yang bekerja untuk Museum Seni Metrpolitan New York.

Teko itu menjadi berharga karena nilai sejarahnya, daripada kondisinya yang sudah butut.

Teko itu adalah sebuah simbol kemerdekaan Amerika. Dipercaya teko itu menjadi salah satu contoh awal dari porcelain buatan Amerika.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Wahid Nurdin
Sumber: Intisari
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas