Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mantan Direktur Mainichi Shimbun Osaka Jepang Ditangkap Polisi karena 49 Kali Mencuri

Mantan redaksi ekonomi dan mantan Direktur teknologi produksi koran Mainichi Shimbun Osaka, Norihiro Fujiwara ditangkap polisi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Mantan Direktur Mainichi Shimbun Osaka Jepang Ditangkap Polisi karena 49 Kali Mencuri
Istimewa
Norihiro Fujiwara (63), mantan Redaktur Ekonomi dan Mantan Direktur Mainichi Shimbun Osaka 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Mantan redaksi ekonomi dan mantan Direktur teknologi produksi koran Mainichi Shimbun Osaka, Norihiro Fujiwara (63) ditangkap polisi Kamis (22/3/2018) karena terlibat kasus pencurian.

"Tersangka ditangkap karena tuduhan melakukan pencurian sebanyak 49 kali dengan jumlah kerugian korban 5,25 juta yen," ungkap sumber Tribunnews.com, Jumat (23/3/2019).

Pencurian dilakukan di tiga perfektur baik Hyogo (Mita, Kobe, Akashi, Kato), Osaka (Takatsuki) maupun Nara (Yamatokoriyama) dan kemarin Fujiwara ditangkap oleh Divisi 3 kepolisian Mita Perfektur Hyogo, bagian tindak pidana (pencurian).

Baca: Gus Ipul Prihatin Banyak Pejabat Jawa Timur Jadi Tersangka Korupsi

Pencurian yang dilakukannya antara Juni 2011 sampai dengan Oktober 2017 di banyak tempat dengan memecahkan kaca jendela antara lain di beberapa rumah kosong.

Fujiwara bekerja ke Mainichi Shimbun mulai tahun 1979 di bagian redaksi dan selanjutnya fokus di bagian redaksi ekonomi hingga pensiun sebagai direktur di kantor Mainichi Osaka bulan November 2014.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut mantan stafnya kepada polisi, pada saat masih aktif bekerja pun antara Juni 2011 sampai dengan pensiun November 2014, Fujiwara diketahui berusaha mencoba membongkar tempat uang dari sebuah bar minuman self-service.

Baca: Penggerebekan Pabrik Narkoba di Denpasar Berawal dari Penangkapan Krisna Andika

"Uang yang dicurinya digunakan untuk membayar utang-utangnya yang banyak dipakai untuk berfoya-foya di masa lalunya," ungkap sumber itu.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas