Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kepalanya Ditembak Taliban dan Jadi Penerima Nobel Termuda di Dunia, Inilah Kisah Malala Yousafzai

Ia dituduh subversif dan kebarat-baratan, sebab lantang menyuarakan hak dan pendidikan perempuan di Pakistan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Aji Bramastra
zoom-in Kepalanya Ditembak Taliban dan Jadi Penerima Nobel Termuda di Dunia, Inilah Kisah Malala Yousafzai
freedomcenter.org
Malala Yousafzai 

TRIBUNNEWS.COM - Ia dituduh subversif dan kebarat-baratan, sebab lantang menyuarakan hak dan pendidikan perempuan di Pakistan.

Namun peluru-peluru tak lantas membuatnya gentar, ia tetap hidup hari ini, menyuarakan hak anak-anak dan perempuan di seluruh dunia.

Malala Yousafzai (20) peraih Nobel Perdamaian termuda itu akhirnya menginjakkan kakinya kembali di London paska mengunjungi tanah kelahirannya, Pakistan.

Seperti diketahui, Kamis lalu (29/3/18) Malala tiba di Islamabad, ibukota Pakistan, tepat 6 tahun paska gadis yang konsisten menyuarakan hak dan pendidikan perempuan di negaranya itu ditembak kelompok bersenjata Taliban.

Di Islamabad, Malala mendapatkan pengawalan ekstra ketat. 

Ia sempat mengunjungi kantor perdana menteri, Shahid Khaqan Abbasi dan menyambangi kediaman keluarga besarnya di Mingora.

Selama empat hari Malala di Palestina, sekembalinya di London kemudian, ingatan akan selalu membawa Malala pada tanah kelahirannya.  

Rekomendasi Untuk Anda

Halaman Selengkapnya

Sumber: Grid.ID
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas