Akibat Kesalahan Teknis, Jet Tempur Myanmar Jatuh di Sawah dan Menewaskan Pilotnya
Pesawat tempur Myanmar jatuh di sawah dan menewaskan pilotnya, Selasa (3/4/2018).
Editor:
Adi Suhendi
TRIBUNNEWS.COM, NAYPYIDAW - Pesawat tempur Myanmar jatuh di sawah dan menewaskan pilotnya, Selasa (3/4/2018).
Menurut sumber dari militer, yang dilansir AFP, jatuhnya pesawat diduga karena kesalahan teknis.
Pesawat tempur tersebut jatuh di sawah di dekat pusat kota di desa Kyunkone, yang berjarak satu jam dari ibu kota.
Baca: Hinca Tepis Isu Tuan Guru Bajang Angkat Kaki Dari Demokrat
Sebuah video yang menyebar di media sosial Facebook memperlihatkan kondisi pesawat yang terjatuh dan terbakar.
Asap pun terlihat membumbung tinggi di langit.
Tubuh pilot pesawat yang sudah tak sadarkan diri dilaporkan ditemukan oleh penduduk setempat.
Pilot tersebut tampak telah menggunakan parasut dan segera dibawa warga menjauh dari lokasi jatuhnya pesawat untuk mendapat pertolongan medis.
Baca: Presiden Tiongkok Ucapkan Selamat Kepada Abdel Fattah al-Sisi Kembali Terpilih Jadi Presiden Mesir
Kantor kepala militer kemudian mengkonfirmasi kabar terjadinya kecelakaan di laman akun Facebook-nya.
Mereka menyebut kecelakaan dikarenakan kesalahan teknis.
Sementara pilot dikabarkan telah meninggal dunia akibat luka yang dideritanya saat dalam perjalanan menuju rumah sakit militer di dekat kota Taungoo.
Baca: DPR Malaysia Sahkan Undang-undang Anti-Hoaks
"Penyelidikan lebih lanjut tengah dilangsungkan," lanjut pernyataan tersebut.
Sementara dari pihak kepolisian, mengatakan kepada AFP, pesawat tempur yang jatuh merupakan tipe F-7 berkapasitas satu orang.
Pesawat jatuh pada Selasa (3/4/2018) pagi sekitar pukul 10.00 pagi waktu setempat.
Seorang sumber AFP mengatakan, pilot yang menjadi korban bernama Mayor Arkar Win.
Penulis : Agni Vidya Perdana
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Jet Tempur Myanmar Jatuh di Sawah, Seorang Pilot Tewas
Baca tanpa iklan