Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

PBB dan Uni Eropa Galang Dana Untuk Bantuan Kemanusiaan Suriah

Lebih dari 80 delegasi dari beberapa negara berpartisipasi dalam konferensi donor yang berlangsung selama dua hari.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in PBB dan Uni Eropa Galang Dana Untuk Bantuan Kemanusiaan Suriah
al bawaba
Ilustrasi. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM - Lebih dari 80 delegasi dari beberapa negara berpartisipasi dalam konferensi donor yang berlangsung selama dua hari.

Acara tersebut diselenggarakan bersama PBB dan Uni Eropa.

PBB dan Uni Eropa berharap tidak hanya untuk mengerahkan dukungan finansial untuk membantu Suriah dan Negara Tetangga, tapi juga menghidupkan kembali pembicaraan Genewa yang tersendat.

Baca: Jerman Akan Tambah 1 Miliyar Euro Untuk Bantu Warga Suriah

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Federica Mogherini mendesak Rusia, Turki, dan Iran bekerja sama untuk menghentikan pertempuran dan membawa Presiden Suriah Bashar al-Assad kembali ke meja negosiasi.

"Kami memanggil mereka kembali dalam upaya untuk meredam dari sudut pandang militer, dan kebanyakan dari semua untuk menekankan upaya politik di Damaskus sebagai permulaan negosiasi yang bermakna," kata Mogherini seperti dilansir DW, pada Rabu (25/4/2018).

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: Jokowi Restui Keinginan Idrus Marham Sumbang 40 Mobil untuk BKPRMI

Uni Eropa mengharapkan sumbangan dalam konferensi tahun ini akan melampaui $6 milyar dalam bantuan kemanusiaan yang dijanjikan tahun lalu.

Kepala Agensi PBB diperingatkan bahwa dana yang terkumpul baru sekitar $2,3 milyar sejauh ini.

Ratusan ribu orang telah terbunuh di Suriah selama perang sipil yang berumur tujuh tahun.
Jutaan warga Suriah melarikan diri dari konflik menuju negara-negara tetangga termasuk Turki, Libanon, Yordania, serta Jerman.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas