Tribun

Tak Terima Dihukum lantaran Menculik dan Memperkosa, Pelaku Bakar Korban di Depan Orangtuanya

Seorang remaja 16 tahun di India dibunuh dengan cara dibakar hidup-hidup karena pelaku tidak terima dihukum oleh tetua desa si korban.

Editor: Samuel Febrianto

TRIBUNNEWS.COM, BOKARO - Seorang remaja 16 tahun di India dibunuh dengan cara dibakar hidup-hidup karena pelaku tidak terima dihukum oleh tetua desa si korban.

Diwartakan Daily Mirror pekan lalu (5/5/2018), korban yang tidak disebutkan identitasnya itu diculik dan diperkosa pada Kamis (3/5/2018).

Orangtua korban yang mengetahuinya kemudian melaporkan kepada dewan desa Raja Kendua, dan dua pelaku kemudian dihukum 100 kali sit-up.

Tidak hanya itu. dewan juga memberikan denda 50.000 rupee, sekitar 10,4 juta, kepada dua pelaku yang kemudian membuat mereka marah.

Hindustan Times melaporkan, pada Jumat (4/5/2018), para pelaku kembali ke Raja Kendua. Mereka lalu membakar gadis itu di depan orangtuanya.

Inspektur Jenderal Polisi Bokaro, Shambhu Thakur menjelaskan, polisi menahan 15 orang yang berhubungan dalam kasus tersebut.

Baca: Dirumorkan Lakukan Operasi Plastik, Kini Ariel Tatum Pamer Video Wajah Close Up, Pangling Lihatnya!

Dia berujar, salah satu pelaku masih buron. "Operasi dilakukan untuk melacaknya. Selain itu, kami juga menahan tetua desa," beber Thakur.

Tetua desa itu ditangkap dengan tuduhan berusaha menghilangkan bukti, dan meloloskan perintah yang dianggap melanggar hukum.

Di kawasan pedesaan India, tetua desa tidak mempunyai kedudukan hukum formal. Namun, mereka sering diminta memberikan hukuman alternatif.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas