Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Donald Trump Ungkapkan Keinginannya Kembali Bertemu Kim Jong Un

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan sinyal akan kembali bertemu untuk kedua kalinya dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Donald Trump Ungkapkan Keinginannya Kembali Bertemu Kim Jong Un
New York Post
Kim Jong Un berjabat tangan dengan Donald Trump di Hotel Capella, Singapura, Selasa (12/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan sinyal akan kembali bertemu untuk kedua kalinya dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Namun, Trump tidak menyebutkan kapan waktu pertemuan tersebut dengan Kim Jong Un.

Dalam sebuah wawancara dengan Reuters Senin (20/8/2018), Trump mengatakan telah menjalin hubungan personal yang sangat baik dengan Kim Jong Un setelah pertemuannya di Singapura bulan Juni.

Baca: Air Mata Iringi Berakhirnya Reuni Antar Keluarga Korea

Ia mengaku menyukai Kim dan begitu juga sebaliknya Kim menyukai dirinya.

Trump juga mengklaim telah menghentikan provokasi Korea Utara dengan mengatakan tidak ada tembakan rudal balistik, dan keadaan sangat tenang.

Bagaimanapun negosiasi terkait pelucutan program nuklir Korea Utara sejauh ini tidak mengalami banyak kemajuan.

Baca: Sandiaga Uno Akan Hadiri Acara Perayaan HUT ke 20 PAN

Rekomendasi Untuk Anda

Pernyataan Trump tampaknya ditujukan untuk menghapus kekhawatiran terkait niat Pyongyang dalam denuklirisasi.

Pertemuan puncak perdana antara Trump dan Kim Jong Nam pada 12 Juni lalu.

Sebelum ini Trump juga pernah mengunggah surat dari Presiden Korea Utara Kim Jong Un di akun Twitter pribadinya, Kamis (12/7/2018).

Trump memuji niat baik Kim menulis surat tersebut.

Baca: Jokowi Salurkan Sapi di Sejumlah Daerah di Indonesia

"Tulisan yang sangat bagus dari Pemimpin Korut Kim Jong Un. Kemajuan besar sedang diupayakan," cuit Trump.

Dalam surat berisikan empat paragraf berbahasa Korea, Kim membahas awal kerja sama kedua negara tersebut.

Ia menyebut pertemuan mereka saat KTT di Singapura pada 12 Juni 2018 lalu sebagai "awal dari pertemuan yang berarti" dan akan "membuka masa depan baru,".

Meski begitu, Kim tak mengangkat isu denuklirisasi di Semanjung Korea, yang menjadi fokus bahasan di KTT kedua negara itu.(Reuters/NHK)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas