Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Penangkapan Keluarga Imigran yang Melintasi Perbatasan AS-Meksiko Meningkat

Jumlah keluarga imigran yang ditangkap saat mencoba memasuki wilayah Amerika Serikat (AS) melalui perbatasan Selatannya, menunjukkan peningkatan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fitri Wulandari
zoom-in Penangkapan Keluarga Imigran yang Melintasi Perbatasan AS-Meksiko Meningkat
Al Jazeera
Jumlah keluarga imigran yang ditangkap saat mencoba memasuki wilayah Amerika Serikat (AS) melalui perbatasan Selatannya, menunjukkan peningkatan. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, TIJUANA - Jumlah keluarga imigran yang ditangkap saat mencoba memasuki wilayah Amerika Serikat (AS) melalui perbatasan Selatannya, menunjukkan peningkatan.

Dari 9.247 penangkapan yang dilakukan pada Juli lalu, kini melonjak menjadi 12.774 pada Agustus 2018.

Baca: Menangis Usai Laga Kontra Borneo FC, Ini Kata Sandi Sute

Dikutip dari laman Al Jazeera, Jumat (14/9/2018), data tersebut berdasar pada statistik yang dirilis oleh lembaga Bea dan Patroli Perbatasan (CBP).

Baca: Prabowo Subianto Tanya Sofa Bolong, Sinta Nuriyah Ungkap Kebiasaan Gus Dur Saat Terima 

Sementara sebanyak 3.181 keluarga lainnya yang tiba di pelabuhan resmi wilayah AS, dianggap ilegal dan tidak boleh masuk pada Agustus lalu.

Menanggapi hal itu, Komisaris CBP Kevin McAleenan mengatakan pada Rabu lalu, bahwa 'celah hukum' memungkinkan terjadinya peningkatan pada penangkapan terhadap keluarga imigran.

Ia juga menambahkan, "Kami tidak terkejut dengan hal itu, itu sudah menjadi tren yang sangat mencolok dalam situasi seperti ini,".

Rekomendasi Untuk Anda

Pada bulan Agustus, keluarga para imigran menimbulkan kekhawatiran pada sebagian besar resiko yang bisa muncul di perbatasan Selatan.

Peningkatan angka penangkapan tersebut merupakan dampak dari kebijakan 'imigrasi toleransi nol' yang diterapkan pemerintahan Presiden AS Donald Trump.

Kebijakan kontroversial itu diperkenalkan pada April lalu, yang menghasilkan tindakan pemisahan terhadap lebih dari 2.500 anak-anak dari orangtua mereka sendiri.

Kendati demikian, Trump secara efektif mengakhiri praktik pemerintahannya sendiri terkait pemisahan keluarga itu pada Juni lalu, ditandai sebuah perintah eksekutif di tengah kritik keras dan kecaman seluruh masyarakat di dunia.

Meskipun saat ini masih ada ratusan anak yang terpisah dari orangtua dan wali mereka.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas