Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
BBC

Pesawat militer Rusia 'menghilang' dari radar di Suriah

Sebuah pesawat militer Rusia yang mengangkut 14 orang telah menghilang dari radar ketika sedang terbang melintasi Suriah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Sebuah pesawat militer Rusia yang mengangkut 14 orang telah menghilang dari radar ketika sedang terbang melintasi Suriah.

"Koneksi hilang dengan kru pesawat Il-20 di atas Laut Mediterania," sebut Kementerian Pertahanan Rusia.

Kementerian itu menambahkan, kontak dengan pesawat terputus pada Senin (17/9) pukul 23.00 waktu setempat.

Insiden tersebut dilaporkan berlangsung sekitar 35 kilometer dari pesisir Suriah, saat pesawat Ilyushin Il-20 itu menuju pangkalan udara Hmeimim dekat Kota Latakia.

"Jejak Il-20 pada radar kendali penerbangan menghilang selagi empat pesawat jet F-16 Israel melancarkan serangan terhadap fasilitas Suriah di Provinsi Latakia," papar kantor berita Rusia, Tass.

"Pada saat bersamaan, sistem radar kendali udara Rusia mendeteksi roket yang dilesatkan dari kapal fregat Prancis, Auvergne, yang berlokasi di wilayah tersebut," tambah laporan itu.

A map showing the Hmeimim airbase near the north-western city of Latakia in Syria
BBC

Nasib pesawat Rusia belum diketahui. Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan operasi pencarian dan penyelamatan tengah berlangsung dengan dikoordinasi para personel di pangkalan udara Hmeimim.

Rekomendasi Untuk Anda

Kepada kantor berita AFP, juru bicara militer Prancis menegaskan: "Militer Prancis membantah keterlibatan dalam serangan ini".

Sementara itu, militer Israel menolak berkomentar mengenai laporan bahwa pesawat tempurnya menargetkan fasilitas di wilayah Latakia pada Senin (17/9).

"Kami tidak mengomentari laporan asing," ujar militer Israel.

Adapun juru bicara Departemen Pertahanan AS menyatakan "rudal-rudal tidak ditembakkan militer AS".

Militer Suriah sampai sekarang belum berkomentar soal insiden ini.

Hmeimim adalah pangkalan udara yang dipakai militer Rusia untuk melancarkan serangan terhadap kelompok-kelompok pemberontak di Suriah.

Sumber: BBC Indonesia
BBC
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas