Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Wapres JK: Indonesia Menargetkan Bebas Tuberkolosis 2050

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menuturkan Indonesia memiliki target bebas dari Tuberkolosis di tahun 2050.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Wapres JK: Indonesia Menargetkan Bebas Tuberkolosis 2050
Dokumentasi Wapres.id
Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri Plenary High-Level Meeting on Fight Against Tuberculosis di Areal Markas Besar PBB, Rabu (26/9/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, NEW YORK - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menuturkan Indonesia memiliki target bebas dari Tuberkolosis di tahun 2050.

Hal itu disampaikan JK dalam pertemuan tingkat dunia pertama yang membahas Tuberkolosis (TB), di Areal Markas Besar PBB, Rabu (26/9/2018).

"Kita telah melawan penyakit infeksi ini selama beberapa dekade, tetapi perjuangan masih jauh dari kata usai," ujar Wapres JK.

Indonesia disebutkan Kalla memiliki rencana, di tahun 2035 menghilangkan TB dan mencapai 'Indonesia Bebas TB' pada tahun 2050.

Baca: Donald Trump Tiba-tiba Menghilang, Tinggalkan Dewan Keamanan PBB yang Ia Pimpin

JK mengatakan untuk mencapai hal itu, harus ada upaya yang lebih terpadu untuk memperkuat kapasitas deteksi dini kasus TB. Khususnya, kasus baru yang resisten terhadap obat-obatan.

Selain itu, di Indonesia kata JK, juga menggunakan skema Asuransi Kesehatan Nasional yang telah digunakan lebih dari 200 juta orang, atau lebih dari 70% populasi.

"Kami, Pemerintah Indonesia, telah menyediakan akses yang lebih besar untuk layanan kesehatan yang berkualitas dan pengendalian risiko TB," tuturnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Wapres JK menambahkan bahwa lebih dari lima ribu orang meninggal akibat TB setiap hari. Penyakit ini memperkuat siklus kesehatan yang buruk dan kemiskinan.

Oleh karena itu, kata JK, Pertemuan PBB tentang TB ini dinilai sangat tepat.

"Kita juga harus meningkatkan kolaborasi global. Kita tidak boleh berada di pihak yang kalah dalam pertarungan (melawan TB) ini," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas