Polwan Indonesia Bangun Masjid untuk Warga di Sudan
Proses pembangunan masjid berjalan selama satu bulan dan diberi nama masjid Ar-Rohman
Editor:
Eko Sutriyanto
TRIBUNNEWS.COM, SUDAN – Menjalankan tugas sebagai penjaga perdamaian di daerah konflik tidak menyurutkan semangat kepedulian Bripka Dewi Suryani terhadap masyarakat yang kurang mampu.
Bripka Dewi Suryani seorang polwan Individual Police Officer (IPO) yang kini bertugas di Protokol Officer Unamid, Darfur, Sudan membangunkan sebuah mesjid untuk masyarakat di Desa Sangil Tobaya, Darfur, Sudan.
Mulanya Dewi menemukan sebuah bangunan mushola yang terbuat dari ranting kayu dengan kondisi atap bocor dan tidak layak dijadikan tempat ibadah.
Bripka Dewi yang memiliki kepekaan sosial yang tinggi mendonasikan sebagian hartanya dan meminta masyarakat agar membangun mushola tersebut menjadi sebuah masjid.
Hal tersebut disambut dengan antusias oleh masyarakat setempat.
“Saya temukan musala dari ranting kayu. Kalau musim hujan, orang salat basah kehujanan, makanya saya buatkan masjid di sini” ungkap Bripka Dewi Suryani usai meresmikan mesjid Ar Rohman di Desa sangil tobaya, Sabtu (3/11/2018).\
Baca: Bio Oil Office Visit di Jaksel Jawab Permasalahan Kulit yang Dialami Para Polwan
Menurut polwan asal polres Solok Polda Sumbar tersebut, proses pembangunan masjid berjalan selama satu bulan dan diberi nama mesjid Ar-Rohman.
Peresmian mesjid Ar-Rohman dihadiri langsung oleh Bripka Dewi Suryani, para perangkat desa seperti tokoh adat, tokoh agama, serta Individual Police Officer dari negara lain. (Tribratanews/AKP Heru Fahrian)
Baca tanpa iklan