Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Gunakan Kartu Identitas Palsu dan Ambil Kartu Kredit Orang Lain, Pelaku Ditangkap Polisi Jepang

Tersangka mengincar mansion orang kaya, mengambil kertas resi dari kantorpos yang dimasukkan ke kotak pos di mansion tersebut.

Gunakan Kartu Identitas Palsu dan Ambil Kartu Kredit Orang Lain, Pelaku Ditangkap Polisi Jepang
Richard Susilo
Tersangka Kazuhiro Jimba (42) pengguna kartu identitas asuransi palsu mengambil kartu kredit orang lain di kantorpos 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS. COM, TOKYO - Saat ini semakin meluas penggunaan kartu identitas palsu mulai kartu Zairyu (seperti KTP Jepang), kartu mengemudi (SIM), bahkan kartu asuransi Jepang juga ikut dipalsukan oleh sindikat China, digunakan berbagai hal termasuk mengambil kartu kredit orang lain.

"Kejadiannya tahun lalu, tersangka Kazuhiro Jimba (42) mengambil kartu kredit orang lain di kantorpos dengan identitas palsu kartu asuransi lalu menggunakan kartu tersebut untuk belanja dan makan dengan total kerugian sekitar 2 juta yen," papar sumber Tribunnews.com Rabu ini (20/3/2019).

Tersangka mengincar mansion orang kaya, mengambil kertas resi dari kantorpos yang dimasukkan ke kotak pos di mansion tersebut.

Resi tersebut pemberitahuan bahwa kartu kredit tidak bisa dismapaikan karen apenghuni tidak ada di tempat.

Resi diambil olehnya, tersangka membuat kartu asuransi palsu dengan nama penghuni tersebut sekaligus mengubah alamat penghubi dengan alamat baru (dipalsukan).

Akibatnya tagihan kartu kredit tak pernah datang ke alamat pemilik sebenarnya dan juga tak pernah tiba ke mana pun karena alamat palsu tersebut.

Terakhir tersangka menggunakan di Shinjuku membeli 14 macam barang dan juga makan dengan membayar pakai kartu kredit.

Terekam kamera CCTV polisi mencari tersangka dan hari ini menangkapnya sebagai tindak pidana penipuan serta pemalsuan berbagai hal.

Pemilik asli mengakui tak pernah terima kartu kredit tersebut dan melaporkan pula kepada penerbit kartu kredit.

Pemalsuan kartu identitas semakin meluas di Jepang termasuk 19 WNI telah ditangkap polisi Jepang karena menjual kartu zairyu palsu dengan harga 30.000 yen selembar.

Target penjualan adalah para ilegal Indonesia yang ada di Jepang saat ini.

Pengguna dan penjual kartu identitas palsu tersebut apabila tertangkap pidana penjara 3 tahun dan dipastikan tidak akan bisa   masuk ke Jepang kembali di masa depan  setelah kembali ke negaranya.

Bagi WNI yang terkait ingin bekerja di Jepang atau pun sedang bekerja di Jepang mungkin bisa ikut berdiskusi di FB ini (https://www.facebook.com/ groups/kerjadijepang/) dengan gratis.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas