Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gara-gara Gletser Mencair, Mayat Para Pendaki Gunung Everest Menyembul ke Permukaan

Mencairnya gletser kini membuat mayat para pendaki yang telah terkubur salju selama bertahun-tahun terekspos ke permukaan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Yoyok Prima Maulana
zoom-in Gara-gara Gletser Mencair, Mayat Para Pendaki Gunung Everest Menyembul ke Permukaan
BBC
Mencairnya gletser kini membuat mayat para pendaki yang telah terkubur salju selama bertahun-tahun terekspos ke permukaan. 

TRIBUNNEWS.COM - Setidaknya hampir 300 pendaki gunung yang tewas di jalur pendakian Gunung Everest semenjak upaya pendakian pertama gunungtertinggi di dunia itu.

Diperkirakan, masih ada dua per tiga mayat para pendaki yang masih terkubur di salju dan es.

BBC mepaporkan pada Kamis (21/3), mencairnya gletser kini membuat mayat para pendaki yang telah terkubur salju selama bertahun-tahun terekspos ke permukaan.

"Karena pemanasan global, lapisan es dan gletser meleleh dengan cepat dan mayat-mayat yang tetap terkubur selama bertahun-tahun kini menjadi terlihat," kata Ang Tshering Sherpa, mantan presiden Asosiasi Pendaki Gunung Nepal kepada BBC.

"Kami telah menurunkan beberapa mayat pendaki beberapa tahun terakhir, tetapi mayat yang telah lama terkubur sekarang terlihat," tambahnya.

Salah seorang petugas pengubung pemerintah di Everst menbambahkan, ia juga telah menurunkan sekitar 10 mayat dalam beberapa tahun ini di berbagai lokasi di jalur pendakian Everst.

Namun sekarang semakin banyak dari mayat-mayat lain yang muncul ke permukaan.

Rekomendasi Untuk Anda

Pejabat Asosiasi Operator Ekspedisi Nepal (EOAN) mengatakan mereka telah menurunkan semua tali dari kamp yang lebih tinggi di pegunungan Everest dan Lhotse pada musim pendakian ini, tetapi berurusan dengan mayat tidak mudah.

BACA ARTIKEL SELENGKAPNYA==>

Sumber: Intisari
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas