Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version
BBC

Kisah seorang pesepeda yang diselamatkan hidupnya oleh anjing jalanan

Pesepeda keturunan Iran, Ishbel Holmes, bersahabat dengan seekor anjing jalanan yang ternyata mengubah garis hidupnya.

Lucy mencoba mengejarku yang terus menjauh. Sesudah beberapa saat, pikiranku berubah dan aku pun menarik rem sepedaku.

Ia mendekat, aku pun mengulurkan tangan tapi ia melihat ke arahku dari jarak satu meter.

Esoknya kucoba mengantarnya ke kampung terdekat, tapi ia malah diserang sekelompok anjing lain.

Saat melihat Lucy diserang oleh empat anjing itu aku teringat hidupku saat berumur 16 tahun. Lucy tidak berusaha lari, tidak juga melawan.

Saat aku 16 tahun itu, aku seperti Lucy: membiarkan orang-orang menyakitiku.

Lalu semuanya tampak kabur. Kulempar sepedaku dan aku berteriak keras. Entah tenaga darimana yang kupunya untuk melawan keempat anjing itu.

Aku mundur selangkah dan mulai menangis. Bukan hanya karena melihat Lucy diserang, tapi karena ingat diriku sendiri. Aku sempat hidup dengan menghalangi kenyataan, dan ini adalah momen di mana aku menyadari semuanya.

Ishbel dan Lucy
BBC
Ishbel dan Lucy

Kuputuskan misi baruku yaitu memberikan keselamatan untuk Lucy. Aku tahu rasanya hidup tanpa jaminan keselamatan.

Inilah perubahan dalam hidupku: aku mulai menghargai hidupku seiring dengan datangnya anjing ini dalam hidupku. Pikirku, "bagaimana aku bisa melindungi anjing ini ketika aku tak bisa melindungi diri sendiri?"

Aku mulai mencintai diriku sendiri. Aku mulai merawat Lucy, memastikan ia makan dengan baik. Dengan Lucy lah pertamakalinya aku merasa cinta tanpa syarat. Ini membuat hidupku berubah.

Lalu kuberjanji aku akan membantu Lucy dan semua teman-temannya yang mengalami hal serupa.

Seekor anjing jalanan telah mengubah hidupku - seusatu yang tak bisa dilakukan oleh manusia.

Ia telah menyelamatkan aku.

Sebagaimana diceritakan kepada Olivia Lang.

Illustration by Katie Horwich

Ikuti kami di
Add Friend
Sumber: BBC Indonesia
BBC
  Loading comments...
© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas