Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version
BBC

PBB: Kasus campak di seluruh dunia meningkat tiga kali lipat tahun 2019

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan angka terbaru menggambarkan "kondisi yang mengkhawatirkan".

Jumlah kasus campak tiga bulan pertama tahun 2019 di seluruh dunia dilaporkan meningkat tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu, berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Badan milik PBB itu mengatakan bahwa data sementara menunjukkan "tren yang jelas", dengan seluruh wilayah di dunia mengalami wabah tersebut.

Afrika mengalami peningkatan paling signifikan - hingga 700%.

WHO mengungkapkan bahwa angka sebenarnya bisa jadi lebih besar, karena secara global, hanya satu dari 10 kasus yang dilaporkan.

Campak merupakan penyakit virus yang sangat menular yang terkadang dapat mengakibatkan komplikasi kesehatan yang serius, termasuk infeksi paru-paru dan otak.

Ukraina, Madagaskar dan India adalah negara yang terdampak paling buruk, dengan puluhan ribu kasus tercatat untuk setiap satu juta penduduknya.

Sejak September, setidaknya 800 orang meninggal dunia akibat campak di Madagaskar.

Wabah campak juga menyerbu Brazil, Pakistan dan Yaman, "menyebabkan banyak kematian - sebagian besar anak-anak".

Lonjakan jumlah kasus juga tercatat di sejumlah negara lainnya termasuk Amerika Serikat dan Thailand yang notabene memiliki cakupan vaksinasi yang tinggi.

PBB mengatakan bahwa penyakit tersebut "sangat bisa dicegah" dengan vaksinasi yang tepat, namun cakupan global dari tahap imunisasi pertama justru "terhenti" di angka 85%, "masih kurang dari 95% yang diperlukan untuk mencegah wabah".

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Sumber: BBC Indonesia
BBC
  Loading comments...
© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas