Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Mantan Presiden Peru Alan Garcia Tembak Kepala, Surat Bunuh Diri Dibacakan saat Pemakamannya

Surat bunuh diri mantan Presiden Peru Alan Garcia (69) yang membantah telah melakukan korupsi, dibacakan saat prosesi pemakamannya.

Mantan Presiden Peru Alan Garcia Tembak Kepala, Surat Bunuh Diri Dibacakan saat Pemakamannya
AFP/ERNESTO BENAVIDES
Ribuan orang menghadiri pemakaman mantan presiden Peru Alan Garcia pada Jumat (19/4/2019). Garcia meninggal dunia karena bunuh diri sesaat sebelum ditahan polisi akibat tuduhan menerima suap di saat menjabat. 

"Saya mewariskan kepada anak-anak saya harga diri dari keputusan ini. Kepada kolega saya, ini adalah tanda kebanggaan," tulis Alan Garcia.

Ribuan orang menghadiri pemakaman mantan presiden Peru Alan Garcia pada Jumat (19/4/2019). Garcia meninggal dunia karena bunuh diri sesaat sebelum ditahan polisi akibat tuduhan menerima suap di saat menjabat.
Ribuan orang menghadiri pemakaman mantan presiden Peru Alan Garcia pada Jumat (19/4/2019). Garcia meninggal dunia karena bunuh diri sesaat sebelum ditahan polisi akibat tuduhan menerima suap di saat menjabat. (AFP/ERNESTO BENAVIDES)

"Dan, tubuh saya sebagai tanda penghinaan kepada musuh-musuh saya, karena saya sudah menyelesaikan misi yang diberikan kepada saya."

Alan Garcia menuduh, pemerintah Peru menggunakan investigasi korupsi sebagai cara untuk mempermalukan, melecehkan, dan tidak berusaha mencari kebenaran.

"Orang lain menjual diri mereka, tetapi bukan saya," kata Alan Garcia.

Dalam surat itu, Alan Garcia menyebut dirinya adalah korban dan menuding lawan-lawannya menjadi penyebab kondisinya saat itu.

"Lalu dia mengorbankan diri demi kebaikan partai," kata sejarawan Juang Luis Orengo kepada radio RPP.

Sementara itu, ribuan orang berkumpul di markas Partai APRA di ibu kota Lima untuk menyatakan rasa duka atas kematian Alan Garcia.

"Alan Garcia melakukan sikap yang terhormat dan tidak membiarkan dakwaan hukum menjadi cara untuk melecehkannya. Ini adalah hadiah utama yang diberikannya kepada partai," kata anggota Kongres Peru, Mauricio Mulder, sekutu dekat Garcia.

Baca: Jejak Brigjen Pol Syaiful Zachri, Mantan Kapolda Babel yang Meninggal saat Memantau Pemilu di NTT

Para pendukung Garcia terlihat menangis sambil menyanyikan lagu-lagu partai di saat peti berisi jenazah Garcia dibawa ke mobil jenazah.

Jenazah Alan Garcia kemudian akan dikremasi dalam sebuah upacara privat.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas