Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ketika Norwegia Curiga Ikan Paus yang Hilir Mudik di Perairannya Adalah Mata-mata Rusia

Hesten berkata paus itu tampak jinak dan secara aktif menarik tali kapal mereka.

Ketika Norwegia Curiga Ikan Paus yang Hilir Mudik di Perairannya Adalah Mata-mata Rusia
METRO.CO.UK
Ikan paus yang dicurigai Pemerintah Norwegia sebagai mata-mata Rusia. 

TRIBUNNEWS.COM, OSLO -  Pakar menyatakan seekor paus beluga yang ditemukan di perairan Norwegia diduga sudah dilatih Angkatan Laut Rusia untuk menjadi mata-mata mereka.

Dilansir The Guardian via New York Post, Senin (29/4/2019), nelayan Norwegia menyadari ada paus beluga putih yang berenang dekat kapal mereka seakan sedang mengintai. "Kami hendak mengangkat jaring ketika melihat paus itu berenang di dekat perahu kami," terang salah satu nelayan bernama Joar Hesten kepada NRK.

Saat didekati, paus itu mengenakan semacam rantai dengan benda di atasnya. Hesten berkata paus itu tampak jinak dan secara aktif menarik tali kapal mereka.

Benda yang dipasang di rantai itu diduga merupakan senjata atau kamera pengawas dengan tulisan "Perangkat Milik St Petersburg" tersembul di sana.

Pakar biologi kelautan Profesor Audun Rikardsen dikutip BBC menjelaskan, peralatan yang terpasang di leher paus beluga itu mirip seperti kamera GoPro. "Peralatan itu terpasang dengan erat di kepalanya. Berada di depan sirip dada dan mempunyai perekam," terang Rikardsen.

Baca: Avengers: Endgame cetak rekor penjualan akhir pekan US$ 1,2 miliar

Dia kemudian mencoba mengonfirmasinya ke rekan sesama peneliti Rusia. Hasilnya, para peneliti Rusia merespon dan berkata mereka tak mempunyai peralatan seperti itu maupun tengah melaksanakan penelitian kepada paus beluga.

"Namun, rekan saya menyebut angkatan laut menangkap beluga dalam beberapa tahun terakhir dan melatih mereka. Pasti ada kaitannya dengan temuan ini," paparnya.

Baca: Mau Beli Xpander? Seperti Ini Paket Gratis Suku Cadang dan Oli yang Disiapkan Mitsubishi ke Konsumen

Profesor di Universitas Arktik Norwegia itu melanjutkan, besar kemungkinan angkatan laut yang melatih paus-paus tersebut bermarkas di Murmansk. Kota Murmansk merupakan rumah bagi Armada Utara Rusia. "Kami tahu mereka punya penangkaran paus dan beberapa hewan ini nampaknya sudah dilepaskan," beber dia.

Kolonel Viktor Baranets diwawancarai Govorit Moskva berusaha menepis kekhawatiran Norwegia. Namun, dia tidak menampik jika paus itu lepas dari penangkaran AL Rusia. Dia membeberkan bahwa Rusia mempunyai program untuk melatih hewan yang bisa digunakan untuk keperluan militer seperti pengawasan di bawah laut.

Baca: Ada Fitur Immobilizer Seperti di Suzuki Ertiga Bikin Pick Up New Carry Tidak Mudah Dicuri

Dia memberi contoh di Sevastopol, Crimea, terdapat pusat pelatihan lumba-lumba untuk tugas seperti membunuh penyelam asing hingga menanam ranjau di kapal musuh. Fasilitas lumba-lumba di Crimea itu dulunya dikelola oleh Ukraina. Namun, kini menjadi milik Rusia buntut konflik yang terjadi pada 2014 silam.

"Jika kami menggunakan hewan ini untuk memata-matai, apakah kami bakal menaruh nomor dengan pesan 'tolong hubungi ini?' Tentu saja tidak," terang Baranets.

Rikardsen melanjutkan, paus beluga itu menghampiri kapal nelayan Norwegia selama dua sampai tiga hari terakhir dengan mulut terbuka untuk meminta makan. "Adalah tantangan bagi paus itu untuk mengembalikan insting liarnya dan mencari kelompok. Jika tidak, dia bakal terus berenang mencari makan ke kapal nelayan," tukas Rikardsen.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul

Paus di Perairan Norwegia Ini Diyakini adalah Mata-mata Rusia

Penulis : Ardi Priyatno Utomo

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas