Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version
BBC

Daerah kecil di Denmark yang dihuni 1.000 perempuan Thailand

Thy adalah sebuah daerah kecil di Denmark yang dihuni hampir 1.000 perempuan asal Thailand. Kemunculan para perempuan Thailand ini terjadi setelah

"Apakah kamu ingin sendiri?" - "OK".

Kae
Henrik Bohn Ipsen
Kae, salah satu dari dia keponakan Sommai menikah dengan seorang pria Denmark melalui Sommai sebagai mak comblang.

Selama lebih dari 10 tahun, Plambech yang merupakan seorang antopolog, dan Metz yang menyutradarai Armadillo (2010) serta Borg vs McEnroe (2017), mengikuti kehidupan banyak orang di Thailand dan Denmark.

Keponakan Sommai yang menikah dengan seorang pria Denmark; seorang pria Denmark yang patah hati setelah bercerai dengan seorang perempuan Thailand; seorang pekerja seks komersial di Pattaya yang kembali ke desanya di Thailand timur laut; serta Sommai sendiri yang mendambakan kembali hidup di Thailand.

Sommai pertama kali menjadi mak comblang pasangan Thailand-Denmark 25 tahun lalu ketika seorang perempuan dari kampungnya dipukuli oleh suaminya.

Sejak itu Sommai seolah tak pernah berhenti menjodohkan orang Thailand. Mulai dari sepupunya, adik mantan suaminya, seorang kenalan dari kampung, serta keponakan.

"Kemudian seseorang yang pernah saya jodohkan membawa ke sini empat atau perempuan (Thailand). Pasti ada 40 orang Thailand di sekitar sini, belum termasuk anak-anak yang belakangan ikut serta," papar Sommai.

Caranya menjadi mak comblang, sederhana. Memasang iklan di surat kabar, menjemput mereka dari Kopenhagen, menginapkan mereka di rumah, menyambut pria yang ingin "melihat", dan jika cocok, mengantarkan mereka ke rumah si pria.

Sommai
Kaona Pongpipat/BBC Thai
Sommai dan suaminya di rumah mereka di Jutland, Denmark barat laut.

"Saya tidak pernah mendapat atau meminta balas jasa," kata Sommai.

"Saya hanya bangga bisa melakukan perbuatan baik kepada seseorang yang bisa membantu keluarganya. Dari seseorang yang tidak punya apa-apa, perempuan itu kini bisa memberikan orang tuanya makanan layak dan rumah untuk mereka."

Ada prasangka umum di Thailand hingga kini terhadap perempuan yang menikah dengan orang asing, terutama perempuan dari kawasan Isaan di timur lautt Thailand yang miskin.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Sumber: BBC Indonesia
BBC
  Loading comments...
© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas