Suasana Takbiran Terakhir Napi Terpidana Mati, Usai Lebaran Algojo Siap Eksekusi Mereka
Suasana takbiran terakhir para napi terpidana mati, karena usai lebaran algojo akan cabut nyawa mereka
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Suasana takbiran terakhir para napi terpidana mati, karena usai lebaran algojo akan cabut nyawa mereka
TRIBUNNEWS.COM - Suasana takbiran terakhir para napi terpidana mati, karena usai lebaran algojo akan cabut nyawa mereka.
Momen lebaran memang menjadi momen yang paling membahagiakan.
Namun tidak semua kalangan bisa ikut bersuka cita.
Pasalnya ada beberapa orang yang akan jalani lebaran terakhir di tahun ini.
Mengutip akun instagram @alifsatar dan grid.id, Sabtu (8/6/2019) sebuah unggahan dari @alifsatar menjadi viral di media masa.
Baca: Tak Terlihat ke Cendana, Bambang Trihatmodjo Lebaran Bareng Keluarga Mayangsari, Lihat Keakrabannya!
Pasalnya aktor sekaligus penyanyi asal Malaysia itu membagikan video suasana takbiran di Penjara, Sungai Buloh, Selangor, Malaysia, pada Jumat (31/5/2019) yang merupakan Lapas terbesar di Malaysia.
Alif ditemani Mufti Wilayah Federal, Datuk Seri Dr Zulkifli Mohamad Al-Bakri, atas undangan kantor urusan agama setempat.
Alif pun mengkisahkan pengalamannya saat bertemu dengan sejumlah narapidana yang akan dihukum mati tahun ini.
Di tempat itu sang aktor juga berbagi cerita dan bercengkerama bersama mereka.
"Aku menghabiskan waktu bersama mereka. Lama juga bersembang dan bercerita. Mereka berbagi cerita tentang bagaimana dan seperti apa hidup mereka sekarang," tulis Alif.
Baca: Nassar Ungkap Perasaannya Tak Bisa Bertemu Putra Muzdalifah di Momen Lebaran
Baca: Dibandingkan Tahun Lalu, Angka Kecelakaan Lalu Lintas Saat Lebaran Kali Ini Menurun
Kendati demikian, Alif menaruh kekaguman terhadap para narapidana yang bakal dihukum mati tersebut dimana mereka mampu mendalami agama di sisa waktu hidupnya.
"Saya tak bisa menahan air mata. Semoga taubat dan segala doa mereka diterima Allah swt," ungkap Alif.
"Sebagai catatan, mereka memiliki 'nur' (cahaya) di wajah mereka. Meskipun dalam penjara, saya pikir mereka telah menemukan Tuhan. Allahuakhbar. Semoga Allah mengampuni semua dosa kita," pungkasnya.
Nampak juga seorang narapidana begitu bersemangat melantunkan takbir walau tahu habis lebaran nanti algojo akan mencabut nyawanya.
Melihat semangat yang ditampakkan para terpidana mati, tak pelak membuat Alif tak kuasa menahan perasaan haru.
Suasana tak kalah haru tatkala para terpidana mati mengumandangkan takbir Lebaran juga terekam lewat video viral yang dibagikan akun Twitter @NasirPasir.
Dalam unggahannya pada Selasa (4/6/2019) itu, terlihat jelas betapa syahdunya Alif Satar bersama narapidana dan petugas lapas melantunkan takbir menyambut datangnya Idul Fitri.
"Alif Satar Takbir Raya bersama para Banduan Akhir (narapadina yang akan dieksekusi mati). Menangis saya melihatnya. Bayangkan perasaan mereka yang sudah tahu ini adalah tahun terakhir mereka sambut Hari Raya," tulis sang akun dalam cuitannya.
Alif Satar yang memimpin takbir tampak khusyuk melantunkan kalimat-kalimat suci diikuti oleh para narapidana yang duduk di belakangnya.
Lantunan takbir yang mereka suarakan nampak khidmat meskipun pengajuan tersebut diselenggarakan secara sederhana. (*)
Artikel ini telah tayang di GridHot.id dengan judul "Mengintip Takbiran Terakhir Para Napi Terpidana Mati, Usai Lebaran Algojo Bakal Mencabut Nyawa Mereka"