Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version
BBC

Kisah inspirasional: Ilmuwan dari desa miskin yang wujudkan cita-cita India mencapai Bulan dan planet Mars

Sosok penting di balik rencana India meluncurkan misi ke bulan Juli tahun ini adalah Dr. Mylswamy Annadurai yang berasal dari desa miskin. Lewat

Sikap Annadurai jelas. "Salah satu alasan utama kemiskinan adalah kurangnya peran serta India dalam revolusi industri. Sebagai bangsa dengan sumber daya manusia yang besar, kami tak bisa jadi penonton saja dan kehilangan kesempatan yang bisa didapat dari eksplorasi luar angkasa."

Ke planet Mars

Beberapa tahun kemudian di bawah kepemimpinan Annadurai, India menjadi negara pertama yang sukses mengirimkan satelit ke Mars pada percobaan pertama.

Pengorbit Mars India
Getty Images
Pengorbit Mars diletakkan di dalam roket.

Diperlukan waktu sepuluh bulan lebih bagi Orbiter Mars milik India untuk mencapai si planet merah. Biaya yang dibutuhkan adalah US$73 juta, yang merupakan misi ke Mars yang paling minim biaya.

Uang kertas 2000 rupee
RBI
Gambar pengorbit Mars di uang kertas 2000 rupee di India.

Chandrayaan-2

Bulan Juli tahun ini India akan meluncurkan misi ke bulan lagi, "Chandrayaan-2", 11 tahun sesudah misi pertama ke bulan. Fokus misi ini adalah permukaan bulan dan pengumpulan data tentang air, mineral dan formasi batuan bulan. Dr. Annadurai mengepalai misi ini di tahun-tahun awal.

Bagian dari satelit "Chandrayaan-2"
EPA
India merencanakan pendaratan di sisi selatan bulan.

"Ini merupakan misi paling rumit yang pernah kami coba," katanya.

Pengakuan

Dr. Annadurai ingin menyaksikan misi ini, tetapi ia pensiun di akhir Juli 2018.

Ia menjadi kepala komisi PBB dalam misi damai luar angkasa selama dua tahun. Ia juga menerima banyak penghargaan nasional dan internasional termasuk penghargaan tertinggi ketiga bagi orang sipil yang diberikan pemerintah India.

Dr. Annadurai mengawasi pengunggahan ke satelit.
Annadurai
Dr. Annadurai mengawasi pemuatan ke satelit.

"Ketika berusia 10 tahun, saya ingin belajar berenang. Teman saya mengajak ke kolam pertanian besar dan menceburkan saya ke sana. Saya susah payah mencoba terus bisa mengambang. Takut sekali, tapi saya belajar dengan cepat. Lingkungan sulit seperti itu membuat saya sadar, pendidikan bisa menjadi jalan keluar dari kemiskinan."

Annadurai mengunjungi desanya secara reguler dan mengumpulkan dana untuk merenovasi gedung sekolahnya dulu.

Sejarah

Dr. Annadurai mengendarai mobil kecil dan tinggal di kawasan pemukiman sederhana. Ia menyatakan hidup dengan nyaman dan tak pernah menjadikan uang sebagai motivasi utama.

Dr. Annadurai bersama orang tua dan anggota keluarga besarnya.
Annadurai
Dr. Annadurai bersama orang tua dan anggota keluarga besarnya.

"Ketika mengerjakan Chandrayaan-1, saya bilang ke teman satu tim: 'Ini bukan sembarang proyek, kita sedang membuat sejarah.'"

Dr. Annadurai mungkin tak terlalu suka sejarah. Namun kisah hidupnya kini menjadi bagian kurikulum sekolah di Negara Bagian Tamil Nadu.

Ikuti kami di
Add Friend
Sumber: BBC Indonesia
BBC
  Loading comments...
© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas