Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version
BBC

Vaksinasi: Sejarah imunisasi dan alasan mengapa masih ada orang yang ragu-ragu walau telah menyelamatkan hidup jutaan manusia

Setiap tahun, vaksinasi membantu menyelamatkan hidup jutaan orang. Namun mengapa masih ada orang yang ragu-ragu dengan program kesehatan ini?

Di masa lalu, orang mempertanyakannya karena alasan keagamaan, karena mereka berpikir vaksinasi tidak bersih, atau karena mereka merasa hal ini melanggar kebebasan memilih.

Pada tahun 1800-an kelompok antivaksinasi pertama muncul di Inggris.

Mereka mendesak langkah alternatif untuk mengatasi penyakit, seperti mengisolasi pasien misalnya.

Tahun 1870-an, kelompok sejenis muncul di AS setelah pegiat anti-vaksinasi Inggris, William Tebb mengunjungi negara itu.

Salah satu tokoh penting gerakan anti-vaksinasi adalah Andrew Wakefield.

Pada tahun 1998, dokter yang tinggal di London tersebut menerbitkan sebuah laporan yang secara tidak tepat mengaitkan autisme dan penyakit usus dengan vaksin MMR.

MMR adalah vaksin tiga-dalam-satu yang diberikan kepada anak-anak kecil untuk mengatasi campak, gondong dan campak Jerman.

Meskipun makalahnya dipertanyakan dan Wakefield dikeluarkan dari daftar dokter Inggris, terjadi penurunan jumlah anak yang divaksinasi karena pernyataannya.

Pada tahun 2004 saja, terjadi pengurangan anak yang menerima vaksin MMR di Inggris sebesar 100.000 orang yang menyebabkan peningkatan kasus campak.

Penderita campak.
Science Photo Library

Masalah vaksin juga semakin dipolitisir.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Sumber: BBC Indonesia
BBC
  Loading comments...
© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas