Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pramugari Meninggal Dunia 3 Hari Setelah Digigit Nyamuk, Alami Pendarahan Dalam dan Kegagalan Organ

Pramugari Meninggal Dunia 3 Hari setelah Digigit Nyamuk, Alami Pendarahan Dalam dan Kegagalan Organ

Pramugari Meninggal Dunia 3 Hari Setelah Digigit Nyamuk, Alami Pendarahan Dalam dan Kegagalan Organ
Oriental Daily
Seorang pramugari meninggal dunia 3 hari setelah menderita demam berdarah akibat digigit nyamuk. Ia sempat mengalami demam tinggi dan sakit kepala yang hebat. 

Seorang pramugari meninggal dunia 3 hari setelah menderita demam berdarah akibat digigit nyamuk. Ia sempat mengalami demam tinggi dan sakit kepala yang hebat.

TRIBUNNEWS.COM - Seorang pramugari meninggal dunia 3 hari setelah menderita demam berdarah akibat digigit nyamuk.

Seperti yang diberitakan The Sun dan Oriental Daily, Apitchaya Jareondee (25) periksa ke dokter setelah mengalami demam tinggi dan sakit kepala hebat.

Pramugari 25 tahun tersebut ditemani keluarganya ke rumah sakit Lanna, di Chiang Mai, Thailand.

Baca: Megawati Blak-blakan Minta Jokowi Jatah Kabinet Terbanyak untuk PDIP

Apitchaya Jareondee
Apitchaya Jareondee (The Sun)

Dokter mendiagnosis Apitchaya menderita demam berdarah.

Namun tak hanya itu, Apitchaya rupanya juga terkena infeksi dari gigitan nyamuk.

Gigitan tersebut memicu pendarahan dalam, syok, dan kegagalan organ tubuh.

Pramugari dari Thai Lion Air ini akhirnya dinyatakan meninggal dunia Senin (5/8/2019), 3 hari setelah ia digigit nyamuk.

Baca: Bos Narkoba yang Sempat Menyamar Jadi Putrinya untuk Kabur dari Penjara Ditemukan Tewas di Dalam Sel

Jasadnya dipulangkan ke kampung halamannya di provinsi Nan.

Apitchaya Jareondee
Apitchaya Jareondee (The Sun)

Berbicara setelah kejadian itu, sepupu Apitchaya, Surin Jareondee mengatakan bahwa keluarganya kini mengambil tindakan pencegahan gigitan nyamuk dengan cara lebih sering tinggal di dalam rumah dan menutup jendela.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Miftah
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas