Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penyakit Misterius Bunuh Puluhan Anjing di Norwegia

"Ini menjadi sulit karena kami tidak menemukan ciri-ciri yang jelas sehingga tak ada juga jawaban yang jelas dari lab," katanya.

Penyakit Misterius Bunuh Puluhan Anjing di Norwegia
Bright Side

TRIBUNNEWS.COM, NORWEGIA- Puluhan anjing di Norwegia meninggal secara misterius setelah alami mencret dan muntah-muntah. Kasus kematian anjing secara misterius ini pertama kali terjadi di Oslo, ibu kota Norwegia, diteruskan di daerah Bergen dan Trondheim, dan di kota madya Nordland.

Menurut laporan sebuah kantor radio lokal NRK dilansir dari euronews.com, 25 ekor anjing telah meninggal dunia karena mengidap penyakit misterius tersebut, Senin (9/9/19) sejak beberapa waktu lalu.

"Kami sedang melakukan yang terbaik untuk memecahkan apa penyebab kematian anjing-anjing ini, tapi belum ada hasil," peneliti di Institut Dokter Hewan Norwegia, Hanna Jorgensen menjelaskan.

Baca: Awalnya Video Pria Elus-elus Anjing Ini Asyik, Tapi Suara Background-nya Langsung Bikin Muntah

"Ini menjadi sulit karena kami tidak menemukan ciri-ciri yang jelas sehingga tak ada juga jawaban yang jelas dari lab," katanya.

Penyakit misterius ini memangsa semua jenis anjing, baik yang masih muda mau pun yang sudah tua, dengan cepat.

Baca: Liverpool Punya Senjata Rahasia yang Harus Buat Lawan Hati-hati

Anjing-anjing itu tampak sehat di pagi hari, tapi secara tiba-tiba mereka mencret dan munta-muntah di sore hari.

Hal ini membuat para pemilik anjing tidak bisa membawa anjing mereka yang telah terinfeksi ke dokter hewan sebelum anjing-anjing itu mati.

Baca: Anjingnya Tikam ART hingga Tewas, Ini Momen Kedekatan Bima Aryo Bersama Sparta & Anubis

"Kami belum bisa memberikan kesimpulan. Tapi bagi kami, lebih penting kalau anjing-anjing itu bisa disembuhkan terlebih dahulu," ungkap Jorgensen.

Jorgensen mengingatkan kepada para pemilik anjing untuk memperhatikan setiap gerak-gerik anjing-anjing yang mereka pelihara.

Baca: Pengacara M Sholeh Maju Pilwali Surabaya 2020 Jalur Independen, Klaim Sudah Punya 50 Ribu Dukungan

Menurutnya, para pemilik anjing harus menghindarkan anjing-anjing mereka dari tempat publik,"daerah seperti taman bermain harus dihindari karena mudah bagi para anjing untuk tertular penyakit misterius tersebut.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Rachmat Hidayat
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas