Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Bisnis Baru Jepang, Mengirimkan Cowok Ganteng Buat Bikin Nangis Seseorang Melepas Stress

Sebuah bisnis baru muncul di Tokyo sebenarnya sejak 3 tahun lalu namun kini semakin populer di Jepang.

Bisnis Baru Jepang, Mengirimkan Cowok Ganteng Buat Bikin Nangis Seseorang Melepas Stress
Richard Susilo
Hiroki Terai (39), Presdir Takibi Factory, produser Ikemeso, pembuat Ikemen Takkyubin yang mengirimkan cowok ganteng ke berbagai tempat di Jepang untuk membuat kita menangis. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Sebuah bisnis baru muncul di Tokyo sebenarnya sejak 3 tahun lalu namun kini semakin populer di Jepang. mengirimkan cowok ganteng biasa disebut Ikemen, kepada tamu agar kita menangis.

"Awalnya saya membaca sebuah buku, kalau seseorang nangis maka stress akan hilang dalam seminggu. Saya sendiri tahun 2013 terasa 5 tahun tidak pernah menangis dan mencoba hal tersebut seperti pada buku ternyata memang benar, kita jadi lega," papar Hiroki Terai (39), Presdir Takibi Factory, produser Ikemeso, pembuat Ikemen Takkyubinyang mengirimkan cowok ganteng ke kita supaya menangis.

Kemudian, tambahnya, dengan memadukan berbagai hal, misalnya pasang film lalu kita jadi menangis, dan permintaan client saya untuk menggunakan ikemen, akhirnya September 2016 dibuatlah Office Ikemeso yang mengirimkan ikemen ke perusahaan Jepang.

"Di tempat perusahaan Jepang ada kamar kantor saat jam istirahat biasanya antara jam 12:00-13:00 dipakai buat kamar istirahat. Di sana ikemen datang dan dengan berbagai upayanya membuat staf kantor jadi menangis. Biayanya murah hanya 7900 yen, tak peduli satu orang atau 10 orang yang ada dalam ruangan tersebut, sama 7900 yen," jelasnya lagi.

Upaya membuat seseorang menangis tersebut bahkan ada yang memintanya terus menerus sebulan sekali selama 18 bulan terakhir ini.

"Dalam satu setengah tahun ini setiap bulan ada yang memanggil dari nasabah yang sama, tetapi dia meminta ikemennya berubah ubah bukan satu orang yang sama," jelasnya.

Para ikemen yang terdaftar di kantor Terai tersebut saat ini hanya orang Jepang saja. Tetapi nasabah boleh saja orang asing asalkan mengerti bahasa Jepang.

"Pernah ada orang asing dari perusahaan IT memanggil kita dan kita layani. Tamu tersebut tentu didampingi penerjemah karena ikemen kita bicara dalam bahasa Jepang."

Meskipun demikian tidak ada ikemen yang orang asing terdaftar di tempat Terai.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas