Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Perusahaan Ini Kategorikan 'Kecelakaan Kerja' Karyawan yang Tewas Usai Berhubungan Intim Saat Dinas

Pihak perusahaan berdalih bahwa sang karyawan tidak sedang melakukan tugas profesional saat dia mengajak seseorang ke kamar hotelnya.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Perusahaan Ini Kategorikan 'Kecelakaan Kerja' Karyawan yang Tewas Usai Berhubungan Intim Saat Dinas
thelocal.se

TRIBUNNEWS.COM, PRANCIS - Sebuah perusahaan Prancis harus menanggung ganti rugi untuk keluarga seorang karyawan yang meninggal dunia setelah berhubungan seks dengan orang asing saat sedang dinas luar kota.

Pengadilan di Paris menggolongkan kematian sang karyawan dalam kategori kecelakaan kerja sehingga keluarganya berhak mendapat kompensasi.

Pihak perusahaan berdalih bahwa sang karyawan tidak sedang melakukan tugas profesional saat dia mengajak seseorang ke kamar hotelnya.

Baca: Setelah Viral Video Vina Garut, Kini Muncul Video Mesum Sopir Truk Sumedang

Namun, berdasarkan hukum di Prancis menurut hakim pengadilan, pihak perusahaan bertanggung jawab atas setiap kecelakaan yang terjadi dalam dinas luar kota.

Sang karyawan, yang disebut Xavier X, bekerja sebagai insinyur untuk TSO, perusahaan layanan kereta yang berkantor di dekat Paris.

Dia meninggal dunia di sebuah hotel di Prancis bagian tengah saat berdinas di sana pada 2013.

Pihak perusahaan menyebut dia menjalin "hubungan di luar nikah dengan seorang asing".

Baca: Gadis 15 Tahun Diam-diam Dipaksa Berhubungan Badan Oleh Sang Kakek, Melahirkan Tanpa Suami

Baca: Video Viral Seorang Siswa SMA di Luwu Timur Kejang-kejang saat Main Game Online

Rekomendasi Untuk Anda

Awalnya, pihak perusahaan menentang keputusan pemberi layanan asuransi kesehatan negara yang menganggap kematiannya dapat digolongkan kecelakaan kerja.

Pihak asuransi berkeras bahwa aktivitas seksual adalah hal yang normal "seperti mandi atau makan".

Putusan pengadilan banding di Paris lantas menguatkan argumentasi pihak asuransi.

Sumber: BBC Indonesia
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas