Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Aplikasi Sistem Antisipasi Bencana Alam Pemerintah Jepang Kini Tersedia Dalam Bahasa Indonesia

Aplikasi sistem informasi keselamatan untuk mengantisipasi bencana alam di Jepang sudah tersedia dalam bahasa Indonesia sejak 13 September 2019.

Aplikasi Sistem Antisipasi Bencana Alam Pemerintah Jepang Kini Tersedia Dalam Bahasa Indonesia
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Aplikasi Sistem Informasi Keselamatan Mengantisipasi Bencana Alam di Jepang 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Aplikasi sistem informasi keselamatan untuk mengantisipasi bencana alam di Jepang sudah tersedia dalam bahasa Indonesia sejak 13 September 2019.

"Bahasa Indonesia sangat penting sehingga masuk ke dalam aplikasi sistem informasi keselamatan sejak 13 September lalu," ungkap Akira Takano, Kepala bagian Antisipasi Keselamatan Pariwisata Internasional, Kementerian Transportasi Infrastruktur dan Pariwisata Jepang kepada Tribunnews.com, Selasa (24/9/2019).

Saat ini sudah ada 11 bahasa asing termasuk Indonesia dan nantinya akan jadi 14 bahasa termasuk bahasa Khmer, Vietnam, Spanyol, Thailand dan sebagainya akan masuk ke dalam aplikasi tersebut.

"Apabila seseorang tiba di Jepang, jadi bukan saja bagi warga yang tinggal di Jepang tetapi untuk semua orang, bisa men-download gratis aplikasi tersebut dan mengganti ke bahasa masing-masing negara untuk membaca berbagai informasi antisipasi bencana di Jepang," kata dia.

Baca: Pelaku Pembacokan yang Menewaskan Praka Zulkifli Disebut Menhan Menyaru Sebagai Mahasiswa

Baca: Dua Tahun Tak Pulang, Tiba-tiba AR Minta Dinikahi dengan Wanita Bercadar yang Baru Dikenal 2 Minggu

Aplikasi ini dimulai sejak 29 Maret 2019 dan mulai sekarang akan diperluas menjadi 14 bahasa asing.

Berita terbaru dari NHK, aplikasi ini juga akan dapat dipakai untuk SMS.

"Pembuatan berbagai bahasa asing itu kita siapkan sejak lama dan dibuat sendiri," kata dia.

Aplikasi Sistem Informasi Keselamatan Mengantisipasi Bencana Alam di Jepang
Aplikasi Sistem Informasi Keselamatan Mengantisipasi Bencana Alam di Jepang (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Penerjemahan oleh alat Google, tidak masuk ke dalam aplikasi tersebut.

Namun sepenuhnya bahasa asing itu dibuat dan disiapkan pihak Kementerian Pariwisata Jepang.

Awal mula ide aplikasi tersebut karena dulu semua orang domisili di Jepang di setiap ponselnya apabila ada bencana alam seperti gempa bumi besar, maka ponsel akan otomatis berbunyi dan mengirimkan data singkat mengenai bencana alam yang muncul.

"Dari hal tersebut muncul ide membuat aplikasi yang baik bagi semua orang termasuk para turis asing yang sedang berkunjung ke Jepang diharapkan bisa menggunakan dengan baik dan mudah nantinya menghadapi berbagai bencana alam yang ada di Jepang," jelasnya.

Pada awalnya aplikasi ini akhir Maret 2019 dikeluarkan hanya empat bahasa yaitu bahasa Jepang, Inggris, China dan Korea.

Namun berkembang lebih lanjut menjadi 11 bahasa di bulan September dan akan menjadi 14 bahasa di masa mendatang.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas