Tribun

Menjelang Penobatan Kaisar Jepang, Mengenal Berbagai Istilah Kekaisaran

Namun korban Taifun Hagibis per Jumat ini (18/10/2019) mencapai 77 orang meninggal dan 8 masih hilang, diputuskan untuk menunda satu acara

Editor: Johnson Simanjuntak
Menjelang Penobatan Kaisar Jepang, Mengenal Berbagai Istilah Kekaisaran
Richard Susilo
Gladi resik rombongan Kaisar ke luar dari istana ke arah Stasiun Tokyo, menuju kediaman Kaisar Jepang, Minggu (6/10/2019). 

Usia mayoritas untuk Kaisar, Kotaishi (Putra Mahkota, putra Kaisar) dan Kotaison (Putra Mahkota, cucu Kaisar) adalah delapan belas tahun, sedangkan usia untuk anggota Keluarga Kerajaan lainnya adalah dua puluh. Merujuk kepada Hukum Rumahtangga Kekaisaran Pasal 22, dan Kode Sipil, Pasal 3.

Seremoni Coming of Age: Upacara diadakan ketika seorang anggota Keluarga Kekaisaran mencapai usia dewasa

Aksesi ke Tahta: Aksesi Putra Mahkota ke takhta, merujuk kepada Hukum Badan Kekaisaran Pasal 4.

Sokui-go-Choken-no-gi (Upacara Audiensi Pertama Yang Mulia setelah Aksesi).

Upacara di mana Yang Mulia Kaisar secara resmi bertemu dengan perwakilan rakyat untuk pertama kalinya setelah naik tahta. Perwakilan termasuk Ketua Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Dewan Anggota Dewan (legislatif), Perdana Menteri (eksekutif) dan Ketua Mahkamah Agung (peradilan).

Sokuirei-Seiden-no-gi (Upacara Penegasan)

Upacara di mana Yang Mulia Kaisar menyatakan penobatannya, dan kemudian perwakilan dari dalam dan luar negeri mengucapkan selamat atas penobatan Yang Mulia.

Daikyo-no-gi

Pesta besar setelah Daijokyu-no-gi, di mana Kaisar menganugerahkan sake putih, sake hitam, dan menikmati yang hadir, dan semuanya mengambil bagian bersama-sama.

Daijokyu-no-gi

Halaman
1234
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas