Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Permaisuri Masako Sempat Menangis Terharu Saat Parade Perayaan Kaisar Baru Jepang

Sedikitnya 119.000 orang memenuhi tepian jalan meneriaki pasangan Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako yang sempat menangis terharu.

Permaisuri Masako Sempat Menangis Terharu Saat Parade Perayaan Kaisar Baru Jepang
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Permaisuri Masako sempat menangis terharu dan menghapus air matanya di dalam mobil parade beberapa menit setelah berjalan meninggalkan kekaisaran Jepang, sekitar jam 15.15 waktu Jepang, Minggu (10/11/2019). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Parade perayaan Kaisar baru Jepang, Minggu (10/11/2019) kemarin berlangsung meriah.

Sedikitnya 119.000 orang memenuhi tepian jalan meneriaki pasangan Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako antara lain dengan "banzai", memanggil nama "Masako" yang sempat menangis terharu.

Beberapa menit setelah ke luar dari daerah selatan Kekaisaran Jepang melewati jembatan Nijubashi, Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako selalu melambaikan tangannya kepada masyarakat selama 30 menit sampai rumah kediaman di Akasaka.

Permaisuri Masako sempat menangis terharu dan menghapus air matanya di dalam mobil parade beberapa menit setelah berjalan meninggalkan kekaisaran Jepang, sekitar jam 15.15 waktu Jepang, Minggu (10/11/2019).
Permaisuri Masako sempat menangis terharu dan menghapus air matanya di dalam mobil parade beberapa menit setelah berjalan meninggalkan kekaisaran Jepang, sekitar jam 15.15 waktu Jepang, Minggu (10/11/2019). (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Namun di tengah jalan sekitar jam 15.15 mendekati jembatan penyeberangan menuju daerah Aoyama, Permaisuri Masoko sempat menghapus air matanya karena terharu mendapat sambutan sangat positif dari masyarakat meneriaki namanya sepanjang jalan.

Baca: Sinopsis Film Midway, Pertempuran AS Lawan Jepang Saat Perang Dunia II, Sedang Tayang di Bioskop

Masyarakat antre sejak 4 jam sebelumnya sekitar jam 11.00 siang waktu Jepang di sekitar rute yang akan dilalui mobil kekaisaran beserta mobil kabinet Jepang sehingga total berjumlah 46 unit mobil.

Band musik kepolisian Jepang melantunkan lagu saat mobil Kaisar dan permaisuri melewatinya.
Band musik kepolisian Jepang melantunkan lagu saat mobil Kaisar dan permaisuri melewatinya. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Jarak 4,6 kilometer dari kekaisaran sampai rumah kediaman Akasaka tepat dilalui selama 30 menit dengan kecepatan sekitar 20 km per jam.

Paling depan dengan 4 motor polisi, lalu 6 mobil pengawal, lalu 5 motor polisi, kemudian 3 motor double (berdua) pengawal kanan kiri tengah, barulah mobil Kaisar dan di belakangnya juga dikawal 3 motor double serta 5 motor polisi.

Baca: Pengalaman Arashi di Indonesia: Nyaris Diserang Binatang hingga Liburan di Bali

Kemudian 1 mobil pengawal, 3 motor polisi, satu motor double, barulah mobil adik Kaisar yaitu Akishinomiya beserta istri dengan kaca tertutup dan di belakangnya adalah 2 motor pengawal, baru kemudian mobil PM Jepang serta keluarga kekaisaran.

Warga Sambut Meriah Parade Perayaan Kaisar Jepang
Warga mengabadikan parade perayaan Kaisar baru Jepang melalui kamera ponsel, Minggu (10/11/2019).

Paling belakang dua motor pengawal kepolisian Jepang.

Masyarakat mengibarkan bendera Jepang yang dibagi-bagi gratis dan tak sedikit pula yang mengabadikan menggunakan kamera ponsel saat rombongan Kaisar melintas di depannya.

Baca: Kantor Pos Terbitkan Cap Khusus Kaisar Jepang, Kuil di Taitoku Tokyo Buat Buku Cap Peringatan

Sejak berangkat dari kekaisaran, ke luar, sampai di beberapa tempat pinggir jalan, berbagai grup musik melantunkan lagu-lagu nasional yang bersemangat saat mobil Kaisar melewati mereka.

Parade Perayaan Kaisar Baru Jepang
Massa menyambut parade perayaan Kaisar baru Jepang dengan melambaikan bendera Jepang di tepi jalan dijaga pihak keamanan dengan ketat, Minggu (10/11/2019).

Termasuk pula pasukan bela diri Jepang (SDF) dengan pakaian resmi upacara menyambut rombongan Kaisar dan PM Jepang menjelang rombongan mendekati rumah kediaman Akasaka.

"Saya mengikuti acara ini sudah tiga kali sejak Zaman Showa, Heisei dan sekarang ini. Semua tertata dengan sangat baik dan penjagaan kini jauh lebih ketat ketimbang di masa lalu," kata Keiko, seorang geisha sebuah klub malam besar di Tokyo kepada Tribunnews.com saat antre menunggu mobil Kaisar lewat dalam parade kemarin.

Baca: Perjalanan Kendaraan Berlawanan Arah Hanya Dilakukan Kaisar Jepang

Keiko berharap Era Reiwa ini penuh dengan perdamaian, ketenangan dan Jepang semakin makmur selalu.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas