Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Iran Diduga Tak Sengaja Tembak Jatuh Pesawat yang Tewaskan 176 Penumpangnya

Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka menyuarakan dugaannya bahwa Iran sengaja menembak jatuh pesawat komersil Ukraina.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Iran Diduga Tak Sengaja Tembak Jatuh Pesawat yang Tewaskan 176 Penumpangnya
Twitter@Aviation_NewsTW
Potongan pesawat Boeing 737-800 milik maskapai Ukraina International Airlines nomor penerbangan 752, yang jatuh di dekat Bandara Teheran pada Rabu (8/2/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, AS - Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka menyuarakan dugaannya bahwa Iran sengaja menembak jatuh pesawat komersil Ukraina.

Pejabat Iran tetap menyatakan bahwa pesawat Boeing 737-800 mengalami kegagalan mesin fatal di ketinggian 2.400 meter, Rabu waktu setempat.

Seluruh penumpang berjumlah 176 orang dengan tujuan Kyiv tewas, termasuk warga negara Kanada.

Baca: Perang Dagang China di Balik Pembunuhan Qassem Soleimani, AS Cegah Nego Damai Iran-Saudi

Namun sumber pemerintah mengatakan kepada VOA bahwa petugas AS telah memeriksa data dan citra satelit yang diyakini menunjukkan pesawat itu, tepat setelah lepas landas dari Tehran, terkena misil buatan Rusia secara tidak sengaja.

Seorang pejabat AS membenarkan kepada VOA bahwa dia “yakin” pesawat itu ditembak oleh Iran.

Pesawat itu jatuh beberapa jam setelah Iran meluncurkan serangan misil balistik ke markas Irak yang menampung pasukan Amerika, sebagai balasan atas serangan drone Amerika yang membunuh Komandan Pasukan Quds Iran, Qassem Soleimani.

Baca: Kepala Rudal Ditemukan di Dekat Pesawat Berpenumpang 176 Orang yang Jatuh di Iran

Kepala Organisasi Penerbangan Sipil Iran membantah pesawat itu terkena serangan misil.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara pemerintah Ukraina dan Kanada tidak menerima hasil penyelidikan awal Iran yang menyebut jatuhnya pesawat itu dikarenakan persoalan mekanis.

Para penyelidik di Iran mengatakan rekaman suara dan data dari pesawat Boeing 737 tahun 2016, berhasil ditemukan dari lokasi jatuhnya pesawat, di sebuah ladang pertanian pinggiran ibukota Iran, namun “kotak hitam” itu disebut rusak dan beberapa datanya hilang. (ti/jm)

Sumber: VOA
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas