Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Takut Terkena Virus Corona, Mahasiswa Indonesia di Wuhan Minta Dipulangkan, Begini Kondisinya Kini

Puluhan mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di Wuhan, China, pun meminta pemerintah untuk segera memulangkan mereka.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Rekarinta Vintoko
zoom-in Takut Terkena Virus Corona, Mahasiswa Indonesia di Wuhan Minta Dipulangkan, Begini Kondisinya Kini
Tangkap Layar YouTube KompasTV
Wabah virus corona membuat Kota Wuhan, China ditutup hingga waktu yang belum ditentukan. Diwartakan sebelumnya, akibat penyegelan ini sejumlah mahasiswa dari Indonesia yang melanjutkan pendidikan di sana terisolasi. Diketahui, sebanyak 12 mahasiswa asal Universitas Negeri Surabaya (Unesa) saat ini juga terisolali di Wuhan. Dua belas mahasiswa itu menempuh jurusan Bahasa Mandarin di Central China Normal University, Wuhan. 

TRIBUNNEWS.COM - Jumlah korban meninggal akibat Virus Corona semakin meningkat.

Puluhan mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di Wuhan, China, pun meminta pemerintah untuk segera memulangkan mereka.

Dilansir TribunWow.com dari bbc.com, Senin (27/1/2020), Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Wuhan, Nur Musyafak mengaku sudah menguhubungi pihak KBRI.

Namun, hingga kini Kementerian Luar Negeri belum juga mengambil keputusan terkait permintaan pemulangan mahasiswa Indonesia di Wuhan itu.

Nur Musyafak mengatakan, setidaknya masih ada 96 mahasiswa Indonesia yang masih tinggal di asrama kampus Wuhan.

Para mahasiswa itu kini tengah dilanda rasa khawatir luar biasa sejak pemerintah China menutup akses transportasi menuju Wuhan.

Tak hanya itu, pemerintah China juga melarang orang-orang yang ada di Wuhan untuk keluar dari daerah tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

"Ya teman-teman ada yang minta pulang ke Indonesia, tapi sebenarnya semuanya ingin keluar dari Wuhan. Apalagi keluarga selalu telepon," ucap Nur Musyafak, Minggu (26/1/2020).

Meski permintaan pemulangan sudah disampaikan, Nur Syafak mengaku hingga kini belum diberi jawaban  dari KBRI Wuhan.

"(KBRI) belum kasih janji (mengevakuasi), cuma ada arah ke sana. Cuma belum fix saja karena mereka harus koordinasi dengan pemerintah Wuhan," kata Nur Musyafak.

BACA SELENGKAPNYA >>>

Sumber: TribunWow.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas