Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Warga Israel Ramai-ramai Batal ke China, Sektor Bisnis ''Tour and Travel'' Terpukul

Kementerian Kesehatan Israel mengimbau warganya untuk membatalkan semua perjalanan mereka ke China.

Warga Israel Ramai-ramai Batal ke China, Sektor Bisnis ''Tour and Travel'' Terpukul
AFP/HECTOR RETAMAL
Petugas keamanan berpatroli di pasar ikan tradisional Huanan di kota Wuhan, China, Jumat (24/1/2020). Pasar ikan itu ditutup setelah virus corona yang mematikan dideteksi berasal dari pasar itu. 

TRIBUNNEWS.COM, JERUSALEM - Kementerian Kesehatan Israel mengimbau warganya untuk membatalkan semua perjalanan mereka ke China.

Terutama untuk tidak melakukan wisata ke provinsi Hubei, lokasi awal di mana wabah virus corona muncul.

Namun tanpa diimbau pun, banyak warga Israel yang memang membatalkan rencana traveling mereka ke negeri tirai bambu itu karena terlalu berisiko.

Baca: Virus Corona Mewabah, Diaspora Indonesia: Kami Berusaha Tidak Panik Tapi Tetap Waspada

Dampaknya, hal tersebut berdampak ke sektor bisnis, khususnya tour and travel.

CEO Talma Travel & Tours Aya Magen, mengatakan peningkatan signifikan terkait pembatalan dimulai beberapa hari terakhir ini," ujarnya.

"Orang-orang membatalkan perjalanan atau mengalihkan tujuan mereka ke Hong Kong, ada yang tidak mau mengirimkan karyawan mereka ke China, ada juga yang meminta untuk mempersingkat masa tinggal mereka agar segera kembali ke Israel," katanya.

"Ini bukan tentang satu atau dua pelanggan, tetapi banyak dari mereka," ucapnya.

Dikutip dari laman Hareetz, Selasa (28/1/2020), peringatan dari Kementerian Kesehatan Israel ini muncul di tengah upaya global untuk mengendalikan virus mematikan itu.

Perlu diketahui, virus ini juga telah terdeteksi di sejumlah negara seperti Amerika Serikat (AS), Prancis, Kanada, Australia, Singapura, Malaysia, Thailand, Jepang, Vietnam, Korea Selatan dan Nepal.

India pun kini telah melarang semua warganya untuk tidak bepergian ke China.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas