Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tujuh WNI yang Bertahan di China Terus Dipantau

"Mereka bertujuh akan terus dipantau dan tetap berhubungan dengan KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia)," kata Fadjroel

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Tujuh WNI yang Bertahan di China Terus Dipantau
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) asal Wuhan, Hubei, China beraktivitas di depan Hanggar Pangkalan Udara Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (4/2/2020). Menurut data Kementerian Kesehatan bahwa 238 orang WNI yang menjalani proses observasi sebagai antisipasi tertular virus Corona bahwa kesehatannya dalam keadaan baik dan sehat, tidak ada satupun dari mereka yang menunjukkan gejala infeksi seperti demam, batuk dan pilek. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Kepresidenan Fadjroel Rachman memastikan pemerintah terus memantau kondisi kesehatan tujuh warga negara Indonesia (WNI) yang enggan dievakuasi dari Provinsi Hubei, China.

"Mereka bertujuh akan terus dipantau dan tetap berhubungan dengan KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia)," kata Fadjroel di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (5/2/2020).

Fadjroel menjelaskan, empat orang yang tidak dievakuasi ke Indonesia karena yang bersangkutan tidak ingin meninggalkan China atas kehendaknya sendiri. Sedangkan, tiga lainnya tak lolos tes kesehatan sesesuai ketentuan yang berlaku.

Fadjroel juga memastikan, pemerintah Indonesia terus memerhatikan kondisi WNI yang berada di Natuna maupun yang masih tinggal di China.

Baca: Peserta Taspen Resah oleh Isu Pengalihan Jaminan Sosial

"Tak ada seorang pun akan ditinggalkan. Kami akan terus memperhatikan baik yang sekarang sudah ada di Indonesia, maupun yang ada di Provinsi Hubei," jelasnya.

Baca: Polisi Tembak Mati Bandar Sabu di Bekasi

Dikabarkan sebelumnya, sebanyak 238 warga negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari China telah berada di Kepulauan Natuna, Riau, untuk menjalani observasi selama 14 hari.

Rekomendasi Untuk Anda

Hal itu dilakukan untuk memastikan tak ada yang terjangkit virus corona.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas