Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kabar Baik dari China, Pasien Virus Corona yang Sembuh Mencapai 1341 Orang

Kabar baik datang dari China, pasien sembuh dari virus corona mencapai 1341 orang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Dinar F. Maghiszha
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
zoom-in Kabar Baik dari China, Pasien Virus Corona yang Sembuh Mencapai 1341 Orang
DALE DE LA REY / AFP
Orang-orang yang memakai masker mengunjungi pasar makanan segar di Hong Kong pada 29 Januari 2020, sebagai langkah pencegahan setelah wabah virus yang dimulai di kota Wuhan di Cina. Virus yang sebelumnya tidak dikenal telah menghadirkan kewaspadaan karena kemiripannya dengan SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome), yang menewaskan ratusan di seluruh daratan China dan Hong Kong pada 2002-2003. 

TRIBUNNEWS.COM - Kabar baik datang dari China, pasien sembuh dari virus corona mencapai 1341 orang.

Meningkatnya pasien sembuh ini sama dengan juga meningkatnya jumlah korban meninggal yang mencapai 638 di wilayah China.

Data dari Komisi Kesehatan Nasional China yang dilansir South China Morning Post (SCMP), Jumat (7/2/2020), ini juga mengakumulasi keseluruhan data pasien yang terinfeksi mencapai 31,453 orang.

Angka pasien sembuh akibat virus corona ini sedikit berbeda dengan data dari China Global Television Network (CGTN) yang mencapai lebih dari 1540 orang.

Baca: Dokter yang Pertama Keluarkan Peringatan Virus Corona Meninggal setelah Dinyatakan Positif Tertular

Sementara itu korban meninggal dunia di luar China sampai saat ini masih terhitung dua orang, di Filipina dan Hong Kong.

Menurut data organisasi kesehatan dunia (WHO), lebih dari 20 negara dikonfirmasi telah terpapar virus corona.

Pemerintah China, dalam pengumuman resminya, mengatakan sangat membutuhkan peralatan medis seperti masker bedah, pakaian pelindung, dan kacamata medis.

Rekomendasi Untuk Anda

Komite Politbiro Partai Komunis China menyerukan untuk segera diadakan perbaikan pada sistem manajemen kesehatan, dilansir Xinhua, Senin (3/2/2020).

BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>>>>

Sumber: TribunnewsWiki
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas