Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

BREAKING NEWS: China Umumkan 6.723 Pasien Virus Corona Sembuh

Tujuh pasien diantaranya merupakan pasien yang dirawat di rumah sakit (RS) darurat Huoshenshan, yang dibangun hanya dalam 10 hari

BREAKING NEWS: China Umumkan 6.723 Pasien Virus Corona Sembuh
AFP/Hector Retamal
Petugas medis mengenakan pakaian pelindung untuk melindungi dari virus Corona saat melintas di samping pasien di Rumah Sakit Palang Merah Wuhan, China pada 23 Januari 2020 

TRIBUNNEWS.COM, BEIJING -- Otoritas Kesehatan China mengumumkan lebih dari 6.723 pasien virus corona dinyatakan sembuh dan dipulangkan dari rumah sakit.

Laporan tersebut diumumkan pada Jumat (14/2/2020).

Tujuh pasien diantaranya merupakan pasien yang dirawat di rumah sakit (RS) darurat Huoshenshan, yang dibangun hanya dalam 10 hari di kota Wuhan, seperti dikutip dari CGTN.

Xinhua News Agency melaporkan, 1.081 orang dikeluarkan dari rumah sakit setelah pemulihan, pada Kamis kemarin (13/2).

Baca: Kisah Valentina Mirani, Ibu Muda Penderita Kanker Paru-Paru di Sintang Meninggal Setelah Melahirkan

Untuk di luar wilayah China, dilaporkan satu pasien di Hong Kong, tiga di Makau dan satu di Taiwan telah keluar dari rumah sakit setelah sembuh.

Diketahui hingga hari ini, ada total 1.380 orang meninggal dunia dan 63.851 kasus positif virus korona.

 *Vaksin Covid-19 Tersedia 18 Bulan Lagi*

Organisasi kesehatan dunia atau WHO menargetkan vaksin korona tersedia dalam 18 bulan.

Baca: Media Internasional Soroti Lonjakan Harga Masker di Indonesia Akibat Virus Corona

Hal itu disampaikan Direktur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus pada sesi konferensi pers di Jenewa, Swiss, pada Selasa (11/2).

Tedros menambahkan, untuk bisa menemukan virus bernama resmi Covid-19 itu memerlukan pengembangan penelitian yang cukup memakan waktu.

Saat ini lebih dari 400 peneliti dari seluruh dunia berusaha menemukan vaksin.

"Vaksin pertama untuk Coronavirus ditargetkan tersedia dalam 18 bulan, namun kita tetap maksimal dalam penanganan dan pencegahan wabah. Para ilmuwan, perusahaan swasta dan pemerintah di seluruh dunia berlomba untuk mengembangkan vaksin untuk melawan virus corona baru," ungkapnya pada Rabu (12/2/2020).

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...

Berita Terkait :#Virus Corona

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas