Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

2 Tewas dan 3 Orang Positif Virus Corona, Kota Qom di Iran Tunda Semua Pertemuan Keagamaan

Otoritas kesehatan Iran mendesak semua pertemuan keagamaan di Qom ditunda usai 3orang baru dinyatakan positif terinfeksi dan 2 meninggal karena corona

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in 2 Tewas dan 3 Orang Positif Virus Corona, Kota Qom di Iran Tunda Semua Pertemuan Keagamaan
Kolase Tribunnews/the wuhan virus
BREAKING NEWS Iran Mengkonfirmasi 2 Kasus Positif Virus Corona, Total 30 Negara Terinfeksi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, DUBAI - Otoritas kesehatan Iran mendesak semua pertemuan keagamaan di Qom untuk ditunda setelah tiga orang baru dinyatakan positif terinfeksi virus corona, Kamis (20/2/2020).

Sebelumnnya kabar dua orang dilaporkan meninggal akibat virus corona di Iran.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Iran Kianush Jahanpur mengatakan otoritas kesehatan telah menunda semua pertemuan agama di Qom, kota suci umat muslim yang terletak 120 kilometer di selatan ibukota Teheran.

Jahanpur mengatakan total ada tiga orang yang telah dites positif terinfeksi.

"Dua orang positif COVID-19 di Qom dan satu orang di Arak, membuat jumlah kasus virus corona menjadi 5 kasus di Iran," ujar Jahanpur, seperti dikutip dari Channel News Asia, Jumat (21/2/2020).

Baca: Komisi IX Minta Menkes Miliki Protap Cegah Virus Corona Masuk RI

Baca: Hingga 20 Februari 2020, China Laporkan 2.200 Tewas Akibat Virus Corona, Disusul 889 Kasus Baru

Jahanpur mengatakan semua pasien adalah warga Iran. Berdasarkan laporan kantor berita ISNA, pasien di Arak merupakan dokter yang berasal dari Qom.

Rekomendasi Untuk Anda

Berdasarkan kantor berita IRIB, Kepala Pusat Pengelolaan Penyakit Menular di Kementerian Kesehatan Iran yaitu Mohammad Mehdi Gouya mengatakan semua pasien yang didiagnosa positif virus corona tak pernah bepergian ke China ataupun melakukan kontak dengan siapapun yang pernah ke China.

Mehdi mengatakan saat ini kementerian kesehatan Iran tengah melakukan investigasi penyebab mereka tertular virus corona.

Sebelumnya, dua warga Iran meninggal dunia di rumah sakit setelah positif terinfeksi virus corona di Qom.

Akibat kasus ini, Iran menunda pemilihan umum parlemen pada hari ini, Jumat (21/2).

Iraqi Airways juga telah menghentikan penerbangan menuju negara tetangganya Iran sebagai langkah pencegahan mewabahnya virus corona.

Sumber : Channel News Asia

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas