Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Tiga Tentara AS dan Inggris Tewas Setelah Roket Hantam Pangkalan Militer di Irak

Sebelumnya, pada hari Rabu, militer Irak mengatakan tidak ada korban yang dilaporkan dalam serangan itu.

Tiga Tentara AS dan Inggris Tewas Setelah Roket Hantam Pangkalan Militer di Irak
TWITTER
Informasi di Twitter yang mengabarkan tentang konfirmasi dari pasukan koalisi AS-Inggris tentang sejumlah serangan roket yang menghantam pangkalan Irak yang menampung pasukan AS dan pasukan koalisi pada hari Rabu (11/3/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, BAGHDAD - Seorang pejabat senior Pemerintah Amerika Serikat mengonfirmasi, sejumlah roket menghantam pangkalan Irak yang menampung pasukan AS dan pasukan koalisi pada hari Rabu (11/3/2020).

"Kami terus mengikuti situasi di Camp Taji. Investigasi sedang berlangsung," kata pejabat itu.  

Melansir Reuters, dua personel Amerika dan satu dari Inggris tewas. Tak hanya itu, serangan tersebut juga menyebabkan lusinan personel terluka. Sumber Reuters membisikkan, ada sekitar 15 roket kecil menghantam pangkalan di utara Baghdad.

Para pejabat mengatakan masih terlalu dini untuk menyalahkan siapa pihak yang bertanggungjawab.

Namun setiap indikasi bahwa milisi yang didukung Iran dapat memicu putaran baru konfrontasi antara Amerika Serikat dan Iran.

Eskalasi militer terakhir menyebabkan serangan AS pada Januari yang menewaskan jenderal utama Iran Qassem Soleimani, yang, pada gilirannya, menyebabkan Iran menembakkan rudal di sebuah pangkalan di Irak yang menampung pasukan AS.

Baca: Virus Corona Bikin Kekayaan Banyak Miliuner Indonesia Rontok Sekejap, Siapa Saja?

Serangan itu menyebabkan lebih dari 100 tentara mengalami cedera otak.

Pada saat itu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo berpendapat, serangan tersebut diperlukan untuk mencegah Iran melakukan serangan tambahan.

Baca: DItanya Soal Kemungkinan RI Lock Down, Jubir Istana: Yailah Cuma Segitu Saja. . .

Pentagon, Departemen Luar Negeri dan Gedung Putih tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.

Sebelumnya, pada hari Rabu, militer Irak mengatakan tidak ada korban yang dilaporkan dalam serangan itu.

Halaman
12
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas