Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Orang yang Melanggar Karantina Virus Corona Harus Dibunuh, Kata Pemimpin Chechnya

Pemimpin negara bagian Rusia yang didominasi muslim itu mengkonfirmasi tiga kasus infeksi virus corona pertamanya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Orang yang Melanggar Karantina Virus Corona Harus Dibunuh, Kata Pemimpin Chechnya
ANDREAS SOLARO / AFP
Foto ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, GROZNY - Pada Selasa (24/03/2020) pemimpin republik Chechnya, Ramzan Kadyrov membuat pernyataan pada pertemuan pemerintah Chechnya tentang virus corona.

Pemimpin negara bagian Rusia yang didominasi muslim itu mengkonfirmasi tiga kasus infeksi virus corona pertamanya.

Kasusnya berasal dari seorang warga Chechnya yang kembali dari perjalanan ibadah umrah di Mekah dan tidak mematuhi peraturan karantina.

Menurut kantor berita regional Kaukasus, Knot News, Kadyrov menegaskan bahwa siapa pun yang tidak taat aturan akan dibunuh.

Razman Kadyrov, pemimpin Republik Chechnya, Negara Bagian Rusia.(TASS/Denis Abramov ) ()

Orang yang terinfeksi tidak hanya sakit tapi juga mampu menulari keluarganya, saudara perempuan dan lelakinya, juga tetangganya, demikian ucap Kadyrov.

Dia juga menambahkan bahwa orang yang menyebarkan informasi palsu tentang virus corona harus dihukum dengan layanan masyarakat.

Baca: Wakil Dubes Inggris Meninggal karena Terinfeksi Virus Corona

Pada Selasa juga, Kadyrov memerintahkan penutupan restoran, kafe dan tempat ramai di Chechnya sebagai upaya penghentian penularan virus.

Rekomendasi Untuk Anda

Awal bulan ini, Kadyrov tadinya menepis kekhawatiran tentang virus Covid-19 dan meminta warganya untuk minum air campuran lemon dan madu untuk meningkatkan sistem imun.

Termasuk juga mengonsumsi bawang putih untuk membersihkan darah.

Virus corona telah menewaskan lebih dari 18 ribu orang di seluruh dunia. Untuk itu, Rusia telah melakukan tindakan antisipasi untuk menahan pelebaran wabah virus corona di negaranya.

Sejauh ini terdapat 658 kasus infeksi virus corona dilaporkan di seluruh rusia dengan tiga kasus terjadi di republik Chechnya, negara bagian utara Kaukasus, Rusia yang didominasi masyarakat muslim.

Pemerintah Rusia sejauh ini juga telah mengatakan kepada wilayah negara itu untuk menutup klub malam dan bioskop untuk memperlambat penyebaran virus corona.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemimpin Chechnya: Pelanggar Karantina Virus Corona Harus Dibunuh"

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas