Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menteri Kesehatan Israel dan Sang Istri Didiagnosis Positif Virus Corona

Kantor kementerian Kesehatan Israel mengonfirmasi bahwa Menteri Kesehatan Israel Yaakov Litzman dan sang istri telah dites positif untuk virus corona.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Daryono
zoom-in Menteri Kesehatan Israel dan Sang Istri Didiagnosis Positif Virus Corona
ERIN BOLLING / US ARMY / AFP
ILUSTRASI - Foto Angkatan Darat AS pada 8 Maret 2020 menunjukkan seorang karyawan USAMRIID (Institut Penelitian Medis Angkatan Darat Amerika Serikat) sedang melakukan penelitian terhadap virus coronavirus baru, COVID-19. 

TRIBUNNEWS.COM - Kantor kementerian Kesehatan Israel mengonfirmasi bahwa Menteri Kesehatan Israel Yaakov Litzman dan sang istri telah dites positif untuk virus corona.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa pejabat berusia 71 tahun dan istrinya kini merasa lebih baik.

Mereka telah menerima perawatan medis dan akan menjalani isolasi.

Melansir Anadolu Agency, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu juga telah menerima informasi terkait perkembangan kondisi Menteri Kesehatan Israel.

Baca: UPDATE Perkembangan Covid-19 di Singapura, 1 WNI Kembali Meninggal Dunia

Baca: UPDATE Corona Banten 2 April 2020: 164 Kasus Positif, Tidak Ada Penambahkan Jumlah Kematian

Untuk diketahui, Litzman merupakan pejabat paling senior Israel.

Litzman akan terus menjalankan tugasnya dengan bekerja di rumah.

ilustrasi virus corona
ilustrasi virus corona (Freepik)

Kepala Agen Mata-mata Israel Mossad Dikarantina

Rekomendasi Untuk Anda

Secara terpisah, dilaporkan Kepala Agen Mata-mata Israel Mossad juga memasuki karantina.

Menurut Otoritas Penyiaran Israel mengatakan,Mossad sempat mengadakan pertemuan dengan Litzman.

Lebih jauh, menurut Departemen Kesehatan korban kematian dari virus corona baru telah meningkat menjadi 31 di Israel.

Baca: Pasien Sembuh Covid-19 Terus Bertambah Jadi 112, Positif 1.790 Orang

Baca: Anies Baswedan Minta Percepat Tes Covid-19 di Jakarta: Banyak Kasus Terlambat Berakibat Fatal

Setelah pertama kali muncul di kota Wuhan di Cina pada bulan Desember, 2019, virus telah menyebar ke setidaknya 200 negara dan wilayah.

Korban kematian global dari virus tersebut telah mencapai lebih dari 47.000 dengan kasus yang dikonfirmasi mendekati 940.000, dan lebih dari 194.000 pemulihan, menurut Johns Hopkins University yang berbasis di AS. 

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas