Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Akhiri Lockdown, Wuhan Rayakan Pesta Meriah, Animasi Petugas Medis Penuhi Gedung Pencakar Langit

Kota Wuhan merayakan dibukanya kembali kota itu setelah penguncian akibat wabah corona selama dua bulan dengan pesta spektakuler.

Akhiri Lockdown, Wuhan Rayakan Pesta Meriah, Animasi Petugas Medis Penuhi Gedung Pencakar Langit
Sky News
Kota Wuhan merayakan dibukanya kembali kota itu setelah penguncian selama dua bulan dengan pesta spektakuler. 

TRIBUNNEWS.COM - China kini resmi mengakhiri aturan 'lockdown' akibat virus corona di Wuhan, Provinsi Hubei.

Kota yang sebelumnya telah mengalami total penguncian selama 11 minggu, setelah menjadi pusat berkembangnya virus yang saat ini menjadi krisis global Covid-19.

Mengutip dari Sky News, Pihak berwenang setempat mulai mengizinkan 11 juta penduduknya untuk keluar masuk kota.

Namun tetap mereka harus patuh dengan aturan baru yang mulai berlaku pada Rabu (8/4/2020) dini hari.

Orang-orang telah diizinkan untuk masuk dan pergi dengan syarat membawa handphone yang didukung oleh aplikasi pelacakan data dan pengawasan dari pemerintah.

Aplikasi itu berfungsi untuk menunjukkan jika mereka sehat dan belum melakukan kontak dengan siapa pun yang terinfeksi.

Kota Wuhan merayakan dibukanya kembali kota itu setelah penguncian akibat wabah corona selama dua bulan dengan pesta spektakuler.
Kota Wuhan merayakan dibukanya kembali kota itu setelah penguncian akibat wabah corona selama dua bulan dengan pesta spektakuler. (Sky News)

Baca: Lockdown Wuhan Segera Dibuka, Puluhan Ribu Orang Bersiap Tinggalkan Kota untuk Jalani Hidup Normal

Sebuah pertunjukan cahaya di kedua sisi sungai Yangtze menandai dibukanya kembali kota itu.

Didukung dengan gedung pencakar langit dan jembatan yang memancarkan gambar animasi dari petugas kesehatan yang merawat pasien.

"Kota Heroik" merupakan sebuah gelar yang dianugerahkan di Wuhan oleh presiden dan pemimpin Partai Komunis Xi Jinping.

Di sepanjang danau dan jembatan, orang-orang melambaikan bendera, meneriakkan, "Wuhan, ayo pergi!" dan menyanyikan lagu capella lagu kebangsaan Cina.

Kota Wuhan merayakan dibukanya kembali kota itu setelah penguncian akibat wabah corona selama dua bulan dengan pesta spektakuler.
Kota Wuhan merayakan dibukanya kembali kota itu setelah penguncian akibat wabah corona selama dua bulan dengan pesta spektakuler. (Sky News)

Baca: China Buka Lockdown Kota Wuhan, Ada Sambutan yang Didedikasikan untuk Petugas Medis

"Saya belum berada di luar selama lebih dari 70 hari," kata seorang warga bernama Tong Zhengkun yang emosional saat menonton monitor dari jembatan.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Inza Maliana
Editor: Ifa Nabila
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas