Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Presiden Brasil Copot Menteri Kesehatan di Tengah Krisis Pandemi Virus Corona

Mandetta mengumumkan pemecetan dirinya setelah pertemuan dengan Bolsonaro di Istana Kepresidenan di ibu kota Brasil

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Presiden Brasil Copot Menteri Kesehatan di Tengah Krisis Pandemi Virus Corona
Band Jornalismo Youtube
Menteri Kesehatan Brasil, Luiz Henrique Mandetta 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, BRASIL - Menteri Kesehatan Brasil Luiz Henrique Mandetta dicopot dari jabatannya oleh Presiden Jair Bolsonaro, Kamis (16/4/2020)

Beberapa minggu terakhir, keduanya terlihat berbeda pandangan dalam memberikan respon negara terhadap pandemi virus corona atau Covid-19.

Baca: Rekor, Klaim Pengangguran AS Akibat Virus Corona Capai Lebih dari 22 Juta

Mandetta mengumumkan pemecetan dirinya setelah pertemuan dengan Bolsonaro di Istana Kepresidenan di ibu kota Brasil.

Hubungan mereka memburuk sejak terjadi krisis virus corona.

Mandetta mempromosikan isolasi sebagai cara untuk memutus mata rantai peyebaran virus corona di Brasil.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun menurut sang Presiden itu terlalu berlebihan.

Sesaat setelah pengumuman, masyarakat di beberapa kota di Brasil memukul-mukul panci dan wajan untuk memprotes pemecahan Menteri Kesehatan itu.

Ahli Onkologi Nelson Teich dikabarkan sebagai sosok tepat menggantikan Mandetta, menurut beberapa media Brasil.

Teich, pendukung lain isolasi, sempat digadang-gadang akan menjadi Menteri Kesehatan di era pemerintahan Bolsonaro.

Namun akhirnya mantan kapten tentara itu memilih Mandetta.

Brasil adalah negara terbesar di Amerika Selatan dengan populasi 210.000.000.

Baca: Sniper KKB Lekagak Telenggen Pakai Senjata Pindad saat Beraksi, Polisi Jelaskan Duduk Perkaranya

Tercatat hampir 2.000 orang meninggal dan lebih dari 30.000 terinfeksi virus corona di Brasil.

Pihak berwenang memprediksi puncak wabah di Brasil akan terjadi pada akhir April atau awal Mei. (AFP/Channel News Asia/Reuters)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas