Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Studi Oxford Sebut Vietnam Layak Longgarkan Lockdown

Sebuah studi baru para akademisi Universitas Oxford telah mengklaim Vietnam merupakan negara yang berada di posisi layak melonggarkan jarak sosial.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Studi Oxford Sebut Vietnam Layak Longgarkan Lockdown
Freepik.com
Ilustrasi virus corona - Studi Oxford Sebut Vietnam Layak Melonggarkan Lockdown 

TRIBUNNEWS.COM - Sebuah studi baru para akademisi di Universitas Oxford mengklaim, Vietnam merupakan negara yang berada di posisi layak melonggarkan langkah-langkah jarak sosial.

Mengutip dari Viet Nam News, negara itu mengizinkan beberapa bisnis yang tidak penting di Hanoi dan Ho Chi Minh City dibuka kembali awal pekan ini.

Hal ini sejalan dengan langkah-langkah lain untuk melonggarkan beberapa antisipasi penyebaran Covid-19.

Dalam studi tersebut, berbagai negara seperti Inggris yang tengah di bawah lockdown, tidak berbeda dengan Vietnam yang memberlakukan jarak sosial.

Lebih jauh, para peneliti di universitas Inggris itu menggunakan Pelacak Respons Pemerintah COVID-19 Oxford.

Hal tersebut untuk menentukan negara mana yang paling siap untuk meringankan langkah-langkah menjauhkan sosial.

Baca: Peneliti Inggris Ungkap Mengapa Corona di Eropa Lebih Cepat, Singgung Lonjakan Kematian di Jakarta

Baca: Studi: Pasien Corona yang Diberi Hidroksiklorokuin Miliki Tingkat Kematian yang Lebih Tinggi

Ilustrasi virus corona - Studi Oxford Sebut Vietnam Layak Melonggarkan Lockdown
Ilustrasi virus corona - Studi Oxford Sebut Vietnam Layak Melonggarkan Lockdown (Freepik)

Ada empat dari enam rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk melakukan pelonggaran lockdown.

Rekomendasi Untuk Anda

Dari enam rekomendasi, data tentang langkah-langkah untuk menghindari penyebaran virus corona di tempat kerja dan data tentang 'pengaturan kerentanan tinggi' tidak tersedia.

Hal itu mengarahkan para peneliti untuk memperingatkan, 'data memberikan indikasi yang lebih baik dari negara mana yang tidak siap".

Meski demikian, mereka menulis penelitian “memberikan perbandingan kasar di seluruh negara".

Vietnam kurang melakukan dengan baik soal keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan Covid-19.

Baca: Kantor Shah Rukh Khan Diubah Jadi Pusat Karantina Pasien Covid-19

Baca: Bahas Penanganan Covid-19, Donald Trump Siap Bantu Jokowi, Akan Kirim Alat yang Dibutuhkan Indonesia

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas