Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pria di Singapura Nekat Langgar Lockdown Demi Mencuri Pakaian Dalam

April lalu, pria 39 tahun itu baru saja dibebaskan dengan jaminan dari tudingan pencurian pakaian dalam ketika kembali berulah

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Pria di Singapura Nekat Langgar Lockdown Demi Mencuri Pakaian Dalam
TribunNewsmaker.com Kolase/ Sripoku/ Unsplash
Ilustrasi pencurian pakaian dalam 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seorang pencuri di Singapura nekat beraksi ketika pemerintahnya menerapkan lockdown terkait pandemi virus corona atau Covid-19

Lee Chee Kin bukan pencuria biasa.

Baca: Profil Marsekal Madya Fadjar Prasetyo, KSAU Baru Pilihan Jokowi, Berpredikat Zero Accident

Dia diduga spesialis penuri pakaian dalam wanita.

Melansir Kompas.com, Lee Chee Kin sudah mencuri dalaman dari 30 tempat berbeda sejak 2018 silam.

Polisi menemukan lebih dari 100 bra di rumahnya tahun lalu.

April lalu, pria 39 tahun itu baru saja dibebaskan dengan jaminan dari tudingan pencurian pakaian dalam ketika kembali berulah.

Dia menyelinap ke sebuah rumah dan memanjat ke halaman belakang untuk beraksi.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, perbuatannya diketahui oleh pemilik rumah dan dia pun tertangkap.

Pada Senin (18/5/2020), si pencuri mengaku dia melanggar aturan lockdown Covid-19, di mana dia keluar rumah tanpa alasan yang jelas.

Dilansir AFP Selasa (19/5/2020), dia juga mengaku tak mengenakan masker di luar rumah, termasuk juga pencurian dan masuk ke properti orang tanpa izin.

Di hadapan pengadilan, jaksa penuntut menerangkan bahwa Lee akan memilih bra dan celana dalam yang dicuri berdasarkan penampilan mereka.

"Terdakwa menggunakan bra dan celana dalam yang dicurinya untuk memenuhi kebutuhan seksualnya," jelas jaksa dalam dokumen pengadilan.

Lee, yang dilaporkan bakal menghadapi sidang vonis pada akhir bulan, terancam dipenjara dalam waktu lama atau denda yang sangat berat.

Baca: Efek Covid-19 Menentukan Sektor Perpajakan di Masa Mendatang

Singapura memutuskan menutup sekolah dan tempat kerja pada awal April setelah menghadapi gelombang kedua virus corona.

Masyarakat diminta untuk tetap berada di rumah, dan baru diizinkan meninggalkan kediaman mereka untuk berolahraga atau berbelanja.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Pencuri Pakaian Dalam Wanita Langgar Lockdown Covid-19 untuk Beraksi

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas