Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

China Bersiap Ambil Tindakan Balasan Terhadap AS Jika Rusak Kepentingan di Hong Kong

Reaksi China itu muncul merespons komentar terbaru dari Washington terkait kemungkinan menjatuhkan sanksi

China Bersiap Ambil Tindakan Balasan Terhadap AS Jika Rusak Kepentingan di Hong Kong
South China Morning Post
Demo di Hong Kong 

Ketagangan di Laut China Selatan

Hubungan China dengan Amerika Serikat sedang menghangat.

Tidak hanya saling sindir soal virus corona atau Covid-19 saja, tetapi juga terkait wilayah Laut China Selatan.

Baca: Kesaksian Warga soal Jatuhnya Pesawat di Pakistan: Mayat Tiba-tiba Jatuh Timpa Mobil Saya

Kedua kekuatan ekonomi terbesar dunia itu disinyalir tengah memperebutkan cadangan minyak dan gas alam di dasar Laut China Selatan.

Hal itu sebagaimana diungkapkan Mantan Komandan Sekutu Tertinggi NATO dan pensiunan Angkatan Laut AS, Laksamana James Stavrdis dalam opininya di Bloomberg, Jumat (22/5/2020).

Stavrdis mengatakan, ia telah menghabiskan sebagian besar karir militernya berlayar di Pasifik dan berlayar berkali-kali melewati perairan lembab Laut China Selatan.

Stavrdis mengatakan Laut China Selatan merupakan perairan yang besar dan luas.

Sejumlah pesawat pengebom AS B-52H terbang melintasi Laut China selatan.
Sejumlah pesawat pengebom AS B-52H terbang melintasi Laut China selatan. (Defense World)

Ukurannya setara dengan Laut Karibia dan Teluk Meksiko bila digabungkan.

Nah ia menuturkan, dasar Laut China Selatan penuh dengan cadangan minyak dan gas.

Kemudian hampir 40% perdagangan internasional melewati jalur ini.

Halaman
1234
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Kontan
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas