Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Arab Saudi Akan Akhiri Jam Malam Mulai 21 Juni 2020, Kecuali Kota Mekkah

Pemerintah Arab Saudi akan mengakhiri jam malam di pandemi virus corona (Covid-19) mulai pada 21 Juni 2020

Arab Saudi Akan Akhiri Jam Malam Mulai 21 Juni 2020, Kecuali Kota Mekkah
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Jemaah umroh asal Jawa Tengah tiba di Bandara Internasional Ahmad Yani pascapenutupan izin penerbitan visa umroh dan ziarah oleh Pemerintah Arab Saudi, di Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (1/3/2020). Pemerintah Arab Saudi menutup izin penerbitan visa umroh dan ziarah terhadap sejumlah negara termasuk Indonesia terkait merebaknya virus corona. Tribun Jateng/Hermawan Handaka 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, RIYADH - Pemerintah Arab Saudi akan mengakhiri jam malam di pandemi virus corona (Covid-19) mulai pada 21 Juni 2020 mendatang.

Aturan mengakhiri jam malam ini tidak berlaku di kota suci Mekkah. Menurut Saudi Press Agency yang melaporkan pada hari Selasa (26/5/2020), erakhirnya jam malam ini merupakan bagian dari pelonggaran pembatasan yang akan diberlakukan bertahap di Saudi.

Tahap pertama, dimulai pada Kamis (28/5/2020), jam malam akan dikurangi menjadi pukul 06.00-15.00. Ini akan berlaku selama Kamis-Sabtu.

Pergerakan bebas antara daerah dan beberapa kegiatan ritel dan grosir, termasuk mal, akan diizinkan untuk dilanjutkan.

Baca: Seperti Main Tebak-tebakan, Kebijakan Jokowi Soal Corona Dinilai Tidak Jelas

Namun mulai Minggu (31/5/2020) hingga Sabtu (20/6/2020) mendatang, jam malam dipepanjang sampai pukul 20.00. Penerbangan domestik akan diizinkan, tetapi tidak untuk penerbangan internasional. 

Baca: Jokowi Turunkan TNI dan Polri untuk Disiplinkan PSBB ke Warga di 25 Kabupaten/Kota Ini

Masjid-masjid dapat menggelar ibadah berjamaah, tapi tetap tunduk pada penerapan jarak sosial dan tindakan kebersihan. Aturan ini tetap tidak berlaku di Mekkah.

Karyawan sektor publik dan swasta akan diizinkan kembali bekerja ke kantor.

Baca: Anies Minta untuk Sementara Waktu Jangan ke Jakarta Dulu

Pemerintah masih tetap melarang pertemuan dalam jumlah banyak, lebih dari 50 orang, termasuk acara pernikahan dan pemakaman.

Masyarakat masih akan tetap harus memakai masker, menjaga kebersihan dan jarak sosial setelah 21 Juni mendatang. 

Baca: Ombudsman: Sanksi Kemenhub untuk Batik Air dan Angkasa Pura II Masih Terlalu Ringan

Arab Saudi telah memberlakukan jam malam 24 jam di sebagian besar kota. Aturan ini dilonggarkan saat mulainya bulan puasa Ramadhan.

Jam malam 24 jam kembali diterapkan selama hari libur Idul Fitri yang dimulai pada Minggu (23/5/2020).

Ibadah Haji dan Umrah yang mengundang jutawan peziarah dari seluruh dunia, akan tetap ditangguhkan sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Pemerintah mencatat, 74.795 kasus Covid-19, dengan 399 kasus kematian di Arab Saudi.

Lebih dari 2.000 kasus terkonfirmasi masih dilaporkan setiap hari.(Arab News/Reuters/Channel News Asia/The Star)

Ikuti kami di
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas